Posbekasi.com

Komplotan Skimming Libatkan 4 WNA Diringkus

Ilustrasi

posBEKASI.com, JAKARTA – 4 warga negara asing (WNA) dari Hungaria dan Rumania serta seorang warga negara Indonesia (WNI) kompolotan skimming yang merupakan pencurian data kartu kredit atau kartu debit (kartu anjungan tunai mandiri/ATM) dengan cara menyalin informasi yang terdapat pada strip magnetik kartu.

Ke limanya merupakan kelompok Yogyakarta dan Bandung, sejak Juli 2017 lalu beroperasi dan diringkus Subdirektorat Reserse Mobile Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya diberbagai tempat.

“Komplotan ini membuat alat skimmer dan perangkat lain, kemudian memasangnya di berbagai ATM di wilayah Bali, Bandung, Yogyakarta, Tangerang, dan Jakarta,” ungkap Kanit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Rovan Richard Mahenu, di Mapolda Metro Jaya, kemaren.

Para pelaku itu diringkus di empat lokasi berbeda yakni, De Park Cluster Kayu Putih Blok AB 6 Nomor 3 Serpong, Tanggerang; Bohemia Village 1 Nomor 57 Serpong, Tanggerang; Hotel Grand Serpong, Tangerang; dan Hotel De’ Max Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Polisi berhasil menyita barang bukti kejahatan skimming di antaranya, 1 deep skimmer, 1 encoder, 3 spy cam, 1.447 kartu ATM yang telah diisi dengan data curian, 21 kartu ATM member card, 2 buku paspor atas nama Andrian Steven Caitanovici (Rumania) dan Ferenc Hugyec (Hungaria), 4 kanopi PIN pet, 6 SD card merek Sundisk, 6 baterai merek Original Candy Pack, 4 mulut ATM (bezel), 5 unit ponsel, 19 karet mulut ATM (bezel), 1 laptop merek Lenovo, 6 modem, 5 hard disk, dan sejumlah alat lain.

Menurut AKP Rovan, komplotan tersebut melakukan modusnya dengan alat skimmer mengambil data nasabah, lalu digandakan di kartu ATM kosong. Selanjutnya, kata dia, para tersangka tinggal menggunakannya seperti transaksi biasa di ATM.

“Digunakan dengan cara datang ke ATM, memasukkan nomor PIN (personal identification number), selanjutnya para tersangka menarik tunai uang yang ada di ATM,” katanya.[ISH/POB]

BEKASI TOP