Bekasi Online

Neneng: Gara-Gara Rotasi Jabatan Penyerapan Aggaran Rendah

Mantan Wabup Bekasi Rohim Mintaredja dan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin.[IST]
POSBEKASI.COM, CIKARANG – Salah satu rendahnya penyerapan anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Bekasi, dikarenakan rotasi dan mutasi yang dilakukan saat Neneng Hasanah Yasin non aktif dalam mengikuti Pilkada 2017.

“Rendahnya serapan hingga akhir Juni lalu dikarenakan adanya rotasi jabatan di lungkup Pemkab Bekasi yang membuat terhentinya sementara sejumlah kegiatan,” kata Buapati Bekasi Neneng, Sabtu 15 Juli 2017.

Untuk memaksimalkan kinerja SKPD kata Neneng, pihaknya tengah melakukan pemeriksaan dinas terkait penyerapan anggaran yang tertuang dalam biaya atau dana kegiatan dari setiap badan bentukan Pemkab Bekasi.

Dikatakannya, penyerapan anggaran yang telah berhasil dilaksanakan oleh dinas baru 20-30 persen.

“Masih dalam upaya memaksimalkan kinerja setiap SKPD agar berjalan dengan baik dan sesuai rencana. Memang banyak kendala, setelah Pilkada ini pasti selalu ada permasalahan nggak mungkin nggak. Tetapi kita optimis Insya Allah bakal maksimal,” ujarnya.[MET]

Sebagaimana diketauhi, rotasi jabatan yang dilakukan Wakil Bupatiyang menjadi Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bekasi, Rohim Mintaredja, melakukan mutasi besar-besaran pada Januari 2017, yang ketika itu Neneng cuti untuk mengikuti Pilkada.

Tak tanggung-tanggung, mutasi yang dilakukan Rohim, mencapai ratusan pegawai di lingkungan Pemkab Bekasi itu sempat menuai protes dan dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun, sampai kini belum diketauhi hasil laporan puluhan ASn yang dinilai sarat kepentingan.

Baru dua bulan rotasi yang dilakukan Rohim, Neneng yang kembali terpilih dan dilantik sebagai Bupati Bekasi untuk periode 2017-2022, mengembalikan posisi 794 ASN yang dimutasi Rohim.[MET/SOF]

BEKASI TOP