Bekasi Online

Remes Payudara, Warga Cileungsi Dihakimi Warga Ragemanunggal

Pelaku pemeres payudara dihakimi massa dirawat di rumah sakit.[MIN]
POSBEKASI.COM, RAGEMANUNGGAL – Aditya Jamprana Ginting,24 tahun, warga Perumahan Puri Cendana, Blok G09/08, RT007/008, Desa Gandoang, Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor, diamuk massa karena meremes payudara seorang ibu rumah tangga saat mengenderai sepeda motor, pada Senin 26 Juni 2017.

“Peristiwa pencabulan itu berawal ketika korban MRT,33 tahun, warga Kampung Sadang, RT02/01, Desa Cikarageman, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, tengah melintas dengan mengenderai sepeda motor di sekitar Desa Ragemanunggal, tiba-tiba pelaku memotong jalur korban dan langsung memegang payudara sebelah kanan. Korban yang kaget dan tidak terima perbuatan pelaku langsung histeris meminta tolong,” kata Kasi Humas Polsek Setu Aiptu Parjiman, Selasa 27 Juni 2017.

Mendengar suara korban minta tolong, warga yang semula mengira jambret itu langsung  menghadang dan menangkap pelaku. “Pelaku pun jadi bulan-bulanan massa, akibat dihakimi massa pelaku mengalami luka parah dibagian kepala dan pelipis,” kata Aiptu Parjiman.

Beruntung nyawa korban dapat diselamatkan seorang warga Moko dan membawa pelaku ke Polsubsektor Griya Pratama Mas, Desa Cikarageman, yang kemudian mendapat perawatan RS Kartika Husada Setu. “Pelaku mendapat tiga jahitan pelipis dan lima jahitan dibagian kepala akibat amuk masa,” terangnya.

Korban yang kemudian tidak tega melihat kondisi pelaku yang dihajar massa itu akhirnya menyatakan tidak menuntut dan hanya menuntut pelaku untuk membuat pernyataan mintaa maaf diatas materai yang disaksikan oleh Ketua RT02/01, Anwar, dan pihak suami korban Tamin bin Misna juga disaksikan keluarga pelaku Adam Harahap.

“Peristiwa tersebut diakhiri dengn perdamaian dan kedua pihak tidak melakukan tuntutan, serta pelaku berjanji tidak mengulangi perbuatannya lagi,” ucap Aiptu Parjiman.[RIK/MIN]

BEKASI TOP