Bekasi Online

Walikota Bekasi “Gentayangan” Sapa Pemulung Disabilitas Dikeramaian

Walikota Bekasi Rahmat Effendi dan ibu pemulung penyandang distibilitas.[FACEBOOK]
Walikota Bekasi Rahmat Effendi dan ibu pemulung penyandang distibilitas.[FACEBOOK]
POSBEKASI.COM – Seperti tidak ada hentinya, Walikota Bekasi Rahmat Effendi, terus “gentayangan” dari gang ke jalan, dari got ke kali, dari tempat ibadah ke tempat ibdah, siang maupun malam, sampai membawa warga ke rumah sakit, dia lakonkan hanya untuk melayani warga.

Tidak sekedar menyambangi warga, Walikota Bekasi ini terus mencari tahu sendiri keadaan warga sebenarnya. Akibatnya, entah sudah berapa banyak Lurah dan Camat yang kena “semprot” olehnya, karena masih banyak warga yang tidak terdata dan tertangani khususnya dalam pelayanan kesehatan.

Tak peduli hari kerja atau libur (wekeend), Rahmat Effendi seakan tidak pernah “tidur” dalam melayani masyarakat Kota Bekasi.

Nyaris saja, Rahamat Effendi jarang berada di ruang kerjanya karena lebih banyak dilapangan tidak sekedar mendekatkan diri pada warga tetapi juga untuk mencari tahu langsung keadaan warganya.

Seperti Minggu 2 April 2017 pagi tadi, disela-sela kegiatan akhir pekan, yakni Car Free Day (CFD) yang digelar Jalan Ahmad Yani, Fly Over KH Noer Aliè, Rahmat Effendi hadir bersama Wakil Walikota Bekasi, Ahmad Syaikhu, dalam kegiatan jalan santai yang di selenggarakan Kesatuan Organisasi Serba Guna Gotong Royong (KOSGORO).

Dalam keramaian kerumunan peserta, tatapan mata Rahamt Effendi langsung tertuju pada seorang ibu yang tangan kanannya cacat berprofesi sebagai pemulung (mengumpulkan barang bekas) untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya.

Spontan saja Rahmat Effendi menghampiri dan langsung membantu memegang karung besar berisikan botol-botol bekas minuman mineral yang di gendong sang ibu.

Seperti dalam rekaman foto akun facebook @Madon Krisna, yang memposting sang ibu bersama Walikota.

Sayangnya, dalam akun Madon Krisna tidak menjelaskan nama dan warga kelurahan mana sang ibu, juga tidak mengungkapkan isi dialog Rahmat Effendi dengan ibu tersebut.

Sang ibu tampak bingung ketika Rahmat Effendi menghampirinya langsung dikerubuti warga. Tahukah sang ibu penyandang distabiltas tersebut bahwa ia dihampiri dan disapa serta dirangkul dengan penuh kasih sayang dari orang nomor 1 di Kota Bekasi ini?[HSB]

BEKASI TOP