Bekasi Online

Warga Gusuran Minta Perlindungan ke DPRD Kota Bekasi

DPRD Kota Bekasi.[RAD]
DPRD Kota Bekasi.[RAD]
POSBEKASI.COM – Sekitar 50 perwakilan warga Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, datangi gedung DPRD setempat, Senin 21 Nopember 2016, untuk meminta perlindungan hukum atas rencana pembongkaran bangunan mereka.

“Warga meminta kepada dewan agar pelaksanaan penggusuran rumahnya oleh Pemkot Bekasi ditunda sebelum ada relokasi,” kata kuasa hukum warga Margajaya Nasrul di Bekasi.

Menurut dia, aparat gabungan di bawah komando Dinas Tata Kota Bekasi berencana membongkar paksa sekitar 90 bangunan yang tempati 800 warga di RT03 dan RT05 RW01 Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Selasa 22 Nopember 2016.

Sekitar 50 orang perwakilan warga diterima kedatangannya oleh lima anggota DPRD Kota Bekasi yang terdiri atas Aminudin, Hasan Tiger, Nung Darmawan Efi Susanto, dan Firmansyah.

Nasrul mengatakan bahwa pihaknya tidak punya pilihan lain karena ratusan warga tersebut tidak punya tempat tinggal.

“Jangan sampai ada kesan sikap Wali Kota Bekasi antiwarga miskin di wilayahnya dengan membongkar rumah mereka seenaknya,” katanya.

Warga RT05 RW01 Margajaya Nyonya Jefri mengaku sudah tinggal di lahan tersebut sejak 1991.

“Kami bukan liar, kami punya KTP dan kami ikut berpartisipasi dalam pemilu. Kami memohon kepada dewan agar mengadvokasikan dengan menyediakan lahan relokasi,” katanya.

Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PDIP Aminudin berjanji akan meminta Pemkot Bekasi menunda penggusuran tersebut.

“Kami akan meminta Pemkot Kota Bekasi agar penggusuran ditunda dan penggusuran jangan sampai menyengsarakan rakyatnya. Sebelum penggusuran, harus disiapkan relokasi terlebih dahulu sehingga warga korban penggusuran sudah tertampung,” katanya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Tata Kota Bekasi Koswara menyatakan bahwa lahan yang menjadi tempat tinggal ratusan warga itu merupakan milik Perum Jasa Tirta II.

“Kami tengah menyelamatkan aset negara guna mengembalikannya untuk kepentingan umum,” katanya.[ANT/ZAI]

BEKASI TOP