Bekasi Online

Wawali: Informasi dan Aduan Warga Sampaikan Lewat Aplikasi POT

Wakil Walikota Bekasi H Ahmad Syaikhu saat itu memaparkan program Bekasi Smart City. Diselipkan dalam materinya, bagaimana warga dapat berperan dalam informasi melalui layanan aplikasi POT.[ISH]
Wakil Walikota Bekasi H Ahmad Syaikhu saat itu memaparkan program Bekasi Smart City. Diselipkan dalam materinya, bagaimana warga dapat berperan dalam informasi melalui layanan aplikasi POT.[ISH]
POSBEKASI.COM – Program pemerintah Kota Bekasi melalui aplikasi Pengaduan Online Terpadu (POT) terus disosialisaikan. Pemkot Bekasi menyediakan aplikasi ini guna menyerap informasi dan aduan masyarakat sebagai bentuk pengawasan dan kepeduliaannya terhadap pembangunan.

Begitu pun sosialisasi POT dilakukan didepan 90 warga peserta sosialisasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat dari 3 kecamatan yakni Bekasi Timur, Medan Satria dan Bekasi Utara, di aula Kantor Kecamatan Bekasi Timur, Rabu 2 Nopember 2016.

Wakil Walikota Bekasi H Ahmad Syaikhu saat itu memaparkan program Bekasi Smart City. Diselipkan dalam materinya,  bagaimana warga dapat berperan dalam informasi melalui layanan aplikasi POT.

Dalam kesempatan itu, hadir Camat Bekasi Timur Nadih Arifin, para kepala UPTD, para lurah dan kasie se-Bekasi Timur.

Diketahui, para FKDM ini tugasnya melakukan koordinasi serta deteksi dini kerawanan kewilayahan dengan pimpinan wilayah (camat, lurah dan jajaran), anggota TNI dan petugas kepolisian. Dan ia berharap aplikasi POT juga bisa dimanfaatkan jajaran FKDM dalam mendukung tugas-tugas keseharian.

“FKDM menjadi bagian dari masyarakat itu sendiri, meningkatkan kewaspadaan dini masyarakat akan potensi kerawanan sosial termasuk perannya dalam memberikan informasi dalam kebijakan strategis pemerintahan,” kata Wawali Ahmad Syaikhu.

Lebih lanjut Wawali Ahmad Syaikhu mengatakan Aplikasi POT dapat diperoleh gratis dengan melalui smartphone dan menginstallnya di play store android.

Lalu pengguna POT melakukan registrasi dan selebihnya aplikasi bisa dapat digunakan untuk sharing informasi atau menyampaikan pengaduan.

Ia berharap dengan tersedia layanan ini, memudahkan tugas anggota FKDM. Informasi yang disampaikan akan muncul di Patriot Operating Center (POC) atau pusat kontrol Bekasi smart city untuk nantinya mendapatkan perhatian SKPD terkait.

Untuk itu ia berharap tiap komponen masyarakat lebih peduli akan pentingnya informasi dan kepedulian infomasi menjadi kata kunci untuk bersama melakukan perbaikan pelayanan masyarakat.

“Informasi yang dapat disampaikan bisa  berupa apa saja, seperti terkait pelayanan dasar masyarakat, pelayanan pengangkutan sampah bahkan keinginan dari warga masyarakat Kota Bekasi lainnya yang ingin disampaikan ke Pemkot Bekasi,” kata Wawali Ahmad Syaikhu.

“Smartphone warga masyarakat juga sekarang banyak menggunakan system android dan suport dengan aplikasi aduan ini. Semata memudahkan pelayanan ditenga era perkembangan teknologi informasi menuju Bekasi Smart City,” pungkasnya.

Hingga kini dari pantauan, bekasikota.go.id ratusan warga Kota Bekasi sudah memanfaatkan layanan pengaduan POT diantaranya menyampaikan keluhan dan informasi.

Banyak diantaranya membahas laporan pengaduan pembuatan KTP kependudukan, lokasi macet, sampah liar, penerangan jalan, dan jenis pengaduan masyarakat lainya. Dan semua rata-rata aduan itu langsung direspon SKPD terkait untuk dilakukan penanganan.[ISH]

BEKASI TOP