Bekasi Online

Kapolsek Setu: Jauhi Perilaku yang Merusak Masa Depan Pelajar

Kapolsek Setu AKP Agus Rohmat menyampaikan pesan Kamtibmas ada pelajar MTs Mifthahul Ulum di Masjid Jami Al-Istiqomah, Senin 24 Oktober 2016.[HSB]
Kapolsek Setu AKP Agus Rohmat menyampaikan pesan Kamtibmas ada pelajar MTs Mifthahul Ulum di Masjid Jami Al-Istiqomah, Senin 24 Oktober 2016.[HSB]
POSBEKASI.COM – Kapolsek Setu AKP Agus Rohmat,SH, beri pencerahan pelajar MTs Mifthahul Ulum, Kampung Cinyosog, Desa Burangkeng, Setu, Kabupaten Bekasi, terkait kenakalan remaja, pergaulan bebas dan bahaya narkoba.

“Remaja rentan akan pergaulan bebas yang mengarah pada kenalakan remaja dan dapat terjerumus pada penggunaan narkoba dan perilaku seks bebas maupun penyimpangan lainnya. Untuk itu, sejak dini ditanamkan nilai-nilai luhur dan budi pekerti agar perilaku negatif bisa dijauhi,” kata Kapolsek Agus Rohmat saat memberi pencerahan pada pelajar di Masjid Jami Al-Istiqomah MTs Mifthahul Ulum, Senin 24 Oktober 2016.

Didampingi Binmaspol Desa Burangkeng Bripka Hari Cahyono, Kapolsek Agus Rohmat dalam road show Polisi Silaturahmi Aktif (Positif ) yang merupakan program Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol M Awal Chairuddin,Sik,Mh.

Silaturahmi Kapolsek ke MTs Miftahul Ulum disambut baik oleh Ketua Yayasan sekolah tersebut, KH Abd Wahab, juga memaparkan pesan-pesan Kamtibmas dilingkungan pelajar untuk menjauhi tawuran yang dapat mengakibatkan cacat tubuh bahkan kematian.

“Tawuran antar pelajar bisa menimbulkan dendam dan mengakibatkan bahaya yang sewaktu-waktu bisa mengancam nyawa pelakunya. Sebagai pelajar harus menjadi tauladan dalam mengejar prestasi di sekolah untuk mencapai cita-cita dan sebagaimana diharapkan keluarga. Jauhi tawuran, buat kelompok belajar yang bisa mengejar prestasi lebih baik lagi,” papar Kapolsek.

Sebelumnya, Kapolsek bersama pelajar dan juga para guru MTs Mithahul Ulum melaksanakan shalat dzuhur berjamaah, berharap para pelajar tidak tergoda dengan ajakan seperti mencoba-coba narkotika maupun perbuatan tercela lainnya yang dapat membahayakan diri sendiri dan merusak mental serta masa depan.

“Sebagai generasi muda dan calon pemimpin bangsa, harus taat pada apa yang diajarkan para guru dan agama sebagai bimbingan untuk menjadi anak yang shaleh. Dengan demikian, Insyaalah apa yang menjadi cita-cita akan menjadi kenyataan dikelak hari,” ucap Kapolsek, disambut aamiin para pelajar dan guru.[HSB]

BEKASI TOP