Bekasi Online

Silpa Kota Bekasi Melesat Rp780 M

Kepala Bapeda Kota Bekasi, Jumhana Luthfi.[IST]
Kepala Bapeda Kota Bekasi, Jumhana Luthfi.[IST]
POSBEKASI.COM – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) Kota Bekasi, Jumhana Luthfi, menyatakan besaran Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) melalui perencanaan pembangunan berbasis data spasial 0,05 persen tengah garap.

Dikatakannya, kebijakan pembangunan Pemkot Bekasi selama ini hanya dilakukan berdasarkan laporan data pendukung sehingga kerap mengakibatkan pembengkakan anggaran akibat realisasi yang meleset.

”Faktanya, jumlah Silpa Kota Bekasi akibat perencanaan yang meleset pada 2015 mencapai Rp780 miliar lebih. Kan sayang, anggaran yang seharusnya bisa terserap untuk kepentingan masyarakat, jadi mengendap di bank,” terangnya, Senin 24 Oktober 2016.

Saat ini lanjut Jumhana, tengah dilakukan penginputan data spasial dari sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang pelayananya berhubungan langsung dengan masyarakat.

Diantara SKPD itu adalah, Dinas Tata Kota, Dinas Bangunan dan Permukiman, Dinas Pendidikan, Dinas Bina Marga dan Tata Air, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Untuk mengimput data dari SKPD tersebut dilengkapi teknologi pemetaan digital dan pemanfaatan data berdasarkan Sistem Informasi Geografis (SIG).

“Pengumpulan data ini sudah mencapai 70 persen meliputi peta analog berupa topografi, peta tanah dan sebagainya dalam bentuk cetak. Pada umumnya memiliki referensi spasial seperti koordinat, skala, arah mata angin dan sebagainya,” terangnya.[SUB/ISH]

BEKASI TOP