Bekasi Online

Dua Anak Terindikasi Vaksin Palsu, RS Kartika Husada Bekasi Terus Didatangi Pasien

RS Kartika Husada, Jalan MT Haryono, Desa Burangkeng, Kecmatan Setu, Kabupaten Bekasi.[SOF]
RS Kartika Husada, Jalan MT Haryono, Desa Burangkeng, Kecmatan Setu, Kabupaten Bekasi.[SOF]
POSBEKASI.COM  – Dua pasien terindikasi positif mendapat vaksin palsu di RS Kartika Husada, jajaran Polsek Setu memperkuat penjagaan di posko pengaduan di RS tersebut.

Dari pantauan Posbekasi.com. RS Kartika Husada, Jalan MT Haryono, Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, dijaga ketat oleh aparat kepolisian.

Pada hari kesepuluh dibukanya posko pengaduan vaksin palsu di RS Kartika Husada, laporan pengaduan masyarakat setidaknya sudah tercatat sekitar 70-an orang yang melapor.

Selain dikawal anggota kepolisian dari Polsek Setu dan Polresta Bekasi juga ditambah anggota pengamanan dari security.

Direktur RS Kartika Husada, dr Budi Santoso.[SOF]
Direktur RS Kartika Husada, dr Budi Santoso.[SOF]
Berdasarkan data Kemenkes, RS Kartika Husada menerima vaksin palsu dari agen sejak bulan Januari 2015 dan dua pasien terindikasi vaksin palsu.

Sebagaimana diwartakan Posbekasi.com pada Rabu (20/7/2016) lalu, Direktur RS Kartika Husada, dr Budi Santoso, mengakui dari data internal ada dugaan dua pasien yang terindikasi vaksin palsu.

“Kita berupaya untuk mencari dua pasien itu agar dapat ditindaklanjuti apakah positif terkena vaksin palsu atau tidak,” kata Budi saat itu.

Budi juga mengakui, pihaknya pernah membeli yang di duga vaksin palsu seperti data yang dirilis oleh Kemenkes.[SOF]

BEKASI TOP