Bekasi Online

Anak Pejuang Seroja akan Deklarasikan OPPAS

OPPAS
OPPAS

POSBEKASI.COM – Putra dan Putri Pejuang Seroja sepakat membentuk wadah persatuan Komplek Seroja hunian para prajurit TNI/Polri Bekasi Utara dan akan mendeklarasikan OPPAS (Organisasi Pemuda-Pemudi Seroja) sebagai wadah perkumpulan genersi muda.

“Diharapkan wadah ini menjadi perekat lintas generasi putra-putri pejuang Timor-Timur di Komplek Seroja,” kata Atep, salah seorang pencetus OPPAS dalam siaran persnya kepada Posbekasi.com, di Bekasi, Sabtu (16/7/2016).

Menurut Atep, seiring perjalanan waktu, pemuda Seroja menghendaki organisasi ini lahir,agar mampu mengakomodasi kepentingan warga Komplek Seroja pada umumnya, dan generasi muda pada khususnya.

“Diharapkan buah pikiran putra-putri pejuang Seroja bisa menjadi wadah yang lebih mandiri dan mampu menampung semua aspirasi generasi muda di Komplek Seroja ini,” ucapnya.

“Seroja itu punya nilai historis yang tak bisa dikubur dan dihapus dari lembaran sejarah bangsa ini, orang tua kami yang pernah bertugas di Operasi Seroja Timor-Timur telah mengorbankan jiwa raga dan pengabdiannya itu menjadi kewajiban kami sebagai putra-putrinya,” terangnya.

Secara terpisah, Henu Sunarko yang juga menjadi putra-putri Pejuang Seroja menyambut baik gagasan tersebut.

“Saya mendukung sepenuhnya bahkan bila dibutuh kapanpun saya siap membantu menjadi bagian didalamnya,” katanya.

Ditambahkan Henu, kelahiran organisasi tersebut mencerminkan tanggungjawab sosial dan secara moral menjadi panggilan kesejarahan. Seperti diakuinya, Komplek Seroja memang dihuni oleh prajurit utama dalam Operasi Seroja Timor-Timur. Dimana keberadaan Timor-Timur yang melepaskan diri dari NKRI di tahun 1999 bukan menggugurkan pengabdian mereka.

Pria yang terlibat dalam Jajak Pendapat di Timor-Timur dan Aksi Kemanusiaan di Belu-Atambua Nusa Tenggara Timur dalam kurun waktu 1999-2003 ini juga menegaskan bahwa kehendak kuat kawan-kawannya sesama putra-putri Pejuang Seroja untuk berhimpun dalam organisasi yang independen merupakan keterpanggilan akan pewarisan nilai kepahlawanan dan perjuangan di Timor-Timur.

“Sekalipun Timor-Timur sekarang menjadi negara berdaulat (Timor Leste) tapi perjuangan integrasi yang didedikasikan oleh orangtua kami harus tetap terpatri di sanubari anak-anak bangsa, terlebih kami yang putra-putrinya ini,” ucapnya.

Organisasi Pemuda-Pemudi Seroja (OPPAS) dalam waktu dekat akan di dideklarasikan sekaligus mengumumkan komposisi kepengurusannya.

“Kami tengah persiapkan kantor sekretariat dan Posko, sehingga saat di deklarasikan secara terbuka, kebutuhan konsolidasi anggota sudah ada,” ujar Nico yang menjadi penanggungjawab pembangunan Posko dan sekretariat seraya berharap semua pihak dapat mendukung organisasinya ini.[IDH]

BEKASI TOP