Ini Perkap Larangan Petasan

Kembang api.[DOK]

Kembang api.[DOK]

POSBEKASI.COM – Pada bulan Ramadhan dan malam takbiran Hari Raya Idul Fitri, biasanya banyak masyarakat yang menggunakan petasan. Hal ini menjadi bisnis tersendiri bagi pedagang  untuk menjual petasan.

Dalam undang-undang diatur pada Perkap Nomor 2/2008, dimana ketentuan kembang api berdasarkan UU Bunga Api Tahun 1932 dan Perkap Nomor 2 Tahun 2008 tanggal 29 April 2008 tentang pengawasan pengendalian dan pengamanan bahan peledak komersil dapat diizinkan yakni, bunga api mainan berukuran kurang dari dua inci atau kandungan mesiu kurang dari 20 gram tidak menggunakan izin pembelian dan penggunaan.

Sementara, bunga api untuk pertunjukan (show) berukuran dua sampai dengan delapan inchi atau kandungan mesiu lebih dari 20 gram, pembelian dan penggunaannya harus memiliki izin dari Baintelkam Mabes Polri dengan rekomendasi Polda dan Polres.

Kembang api yang dilarang:

1). Bunga api yang berisi bahan peledak seperti tertera dalam Pasal 1 UU No 9/1931,

2). Penggalak, deto, sumber deto, dan bahan-bahan dengan sifat bekerja yang sesuai,

3). Bahan-bahan dan mesiu yang dengan sendirinya atau dengan sebab kecil dapat terbakar atau meledak,

4). Bahan-bahan keras yang pada waktu ledakan bunga api dapat terpelanting,

5). Bunga api dengan bermacam-macam ledakan yang berat mesiu di dalamnya lebih besar dari pada beratnya sepertiga bagian satuan bunga api (bunga api yang berukuran di atas delapan inci)

Kembang api yang bisa dijual bebas:

1). Kembang api kawat atau sejenisnya,

2). Kembang api air mancur,

3). Kembang api yang dapat terbang, seperti kupu-kupu, tawon yang pada umumnya tidak mengeluarkan bunyi,

4). Kembang api yang di darat (ground spinner) seperti gasing yang berputar,

5). Kembang api berupa bola-bola atau roman candle. Ada yang tidak berbunyi tetapi hanya berupa bola-bola api kecil warna-warni saja. Ada yang mengeluarkan suara pretekan (crackling) dan ada yang mengeluarkan suara “tar” (bukan dor seperti petasan).

6). Kembang api berupa roket yang meluncur ke atas dengan gagang bambu atau kayu berbagai ukuran.

7). Kembang api berupa ‘cakes’, kumpulan tabung-tabung kecil dengan jumlah tembakan bervariasi dari 10,25 lebih  tembakan.

Oleh: Aiptu Parjiman [Kasi Humas Polsek Setu]

Pin It