Bekasi Online

Operasi Pekat, Satpol PP Jaring PSK

Seorang PSK terjaring razia.[DOK]
Seorang PSK terjaring razia.[DOK]
POSBEKASI.COM – Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bekasi bersama Polresta dan Kodim 0509 mengamankan tiga penjaja seks komersial (PSK) pada Rabu pukul 01.00 WIB dalam operasi rutin pemberantasan penyakit masyarakat atau pekat) di daerah Cikarang Pusat dan Selatan.

“Penjaja seks ini diantaranya Lia (43), Rina Anggraini (38), Dasmi (43),” kata Kepala Seksi Penyelidik dan Penindak Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bekasi, Kadaruddin di Kabupaten Bekasi, kemaren.

Menurut dia, penjaja seks ini akan dibawa ke kantor pemerintah daerah untuk dilakukan pendataan sesuai dengan kartu tanda penduduknya.

Setelah itu akan dikirim ke Dinas Sosial di Pasar Rebo, Jakarta, untuk dilakukan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya yang sama.

Pembinaan itu antara lain pelatihan menjahit, komputer, memasak dan lain sebagainya. Ia menambahkan, pembinaan ini dilakukan agar mereka dapat mengubah hidupnya dan tidak kembali lagi menjadi penjaja seks komersial.

Dikatakannya, ini sudah diatur dalam Perda Nomor 10 Tahun 2002 tentang Larangan Perbuatan Asusila. “Razia ini dilakukan rutin guna memberantas penyakit masyarakat yang sering terjadi di daerah setempat,” kata Kadaruddin.

Menurutnya, pada razia ini tim dipecah menjadi tiga kelompok, yaitu Pasir Sari, Serang-Cikarang dan Kalimalang.

Hal ini dilakukan agar lebih efektif dan efisien dalam menjaring PSK di wilayahnya. Terkait adanya PSK, dia mengimbau masyarakat mengenai penyakit kelamin yang mudah menular.[ANT/FER]

BEKASI TOP