Posbekasi.com

Turnamen ABG ke-12: Menjaga Nafas Sepanjang 30 Tahun

Pembina Alumni Boedoet Golf (ABG) Komjen (Purn) Adang Daradjatun bersama para golfer lainnya di turnamen Alumni Boedoet Golf, Pondok Indah Golf Course. Foto: Istimewa

JAKARTA, POSBEKASI.com – Tanpa terasa, turnamen Golf antar alumni yang sudah berjarak 30 tahun, kembali digelar pada Ahad (26/4) di Pondok Indah Golf Course. Hari itu, Alumni Boedoet Golf kembali menyelenggarakan turnamen golf yang tak terasa sudah merentangkan jarak selama 30 tahun. Antusiasme sudah terasa sejak pagi hari, sesaat setelah matahari terbit.

Dari 145 orang yang mendaftar, hadir 142 orang dengan hadirkan 3 orang ladies golfer. Ternyata, yang benar-benar alumni SMA 1 Jakarta atau lebih dikenal sebagai alumni Boedoet sendiri, hanya 30 orang peserta. Ini sudah jadi sebuah penanda, bahwa Brand Image ABG Golf Tournament sudah menjadi ajang temu kangen sekaligus ajang kompetisi golf bagi para alumni SMA se-Jakarta.

Pondok Indah Golf Course sebagai tempat penyelenggaraan, boleh jadi sebuah pilihan tempat yang cukup strategis juga bagi para golfer, terbukti beberapa penyelenggaraan turnamen ABG terdahulu, diselengarakan di tempat ini juga.

Tahun ini, turnamen yang ke 12, tercatat  142 peserta membubuhkan registrasi kepesertaannya dan beberapa diantaranya wanita. Meski peserta yang Alumni Boedoet hanya  30 peserta, sisanya didominasi para alumnus SMA 3, SMA 6, 70 dan 8.

Rupanya, turnamen yang sudah tidak muda lagi, menarik minat para golfer yang notabene alumni SMA Top-nya Jakarta. Nama besar Boedoet seakan sudah jadi jaminan mutu. Bias Boedoet sebagai sekolah biang tawuran sudah tidak terasa lagi.

Maklum, yang hadir di lapangan itu adalah para anggota masyarakat terhormat yang tahu seperti apa kualitas peserta  yang ada di sana. Para pengusaha dan eksekutif muda yang jadi peserta itu,  kerap kurang tempat dan momen untuk kumpul bareng. Hingga ketika berita turnamen itu tersebar langsung diserbu, bahkan hingga injury time pun, pendaftaran pun masih terbuka. Memang turnamen bukan untuk sekedar berburu hadiah semata namun terselip juga acara charity dan tentunya saling pererat silaturahmi para golfer eksekutifnya Jakarta.

Bicara Golf Boedoet, tentunya tidak bisa menampik kehadiran sosok senior Boedoet Komjen (Purn) Adang Daradjatun yang juga alumni Boedoet 67 yang juga penggiat Golf, dimana dia pernah menjabat sebagai Ketua Umum PABBSI selain juga beragam aktivitas lainnya. Kang Adang, sejak 1996 menggerakkan roda ABG dan jadi kakak pembina yang sangat mengayomi adik-adiknya.

Dimulai sejak reuni akbar Boedoet  pertama digelar pada tahun 1996.  Sempat vakum lama dan digelar lagi pada 2006, jelang Kang Adang maju sebagai calon gubernur DKI (saat itu) dan kemudian secara periodik dilaksanakan hingga perhelatan yang ke-12 dan sudah beberapa orang yang jadi Ketua Umum Alumni Boedoet Golf sementara, Adang Daradjatun sendiri, duduk sebagai Ketua Dewan Pembina ABG. Adang pintar, menempatkan para juniornya untuk meneruskan estafet kepemimpinan ABG ini yang suatu saat akan ditinggalkannya karena usia.

Kali ini, Erwin Soekmawan (B 89) menjadi Ketua Panitianya didampingi oleh Snowerdi sebagai Ketua Umum ABG.

Mengusung format pertandingan sebagaimana diterapkan oleh USGA, R&A Rules Limited serta Local Rules Pondok Indah Golf dengan format Stroke Play, Handicap system 36 dengan Tee Off, Men, Tee Putih.

Hadiah pemenang terdiri dari: Best Gross Over All, Best Net Over All. Flight A/B/C Men: Best Nett 1, 2, 3, Best Team: Best Gross.

Seperti biasa,  disediakan hadiah Hole in One yang  menghadirkan GMW Tank 300 Diesel, GMW Tank 500 Diesel, GMW Jolion Hev, GMW Ora 3.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia, Erwin Soekmawan pun tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya atas antusiasme para peserta, “Dari 148 yang mendaftar, hadir 142 dengan 3 orang ladies diantaranya. ABG (Alumni Boedoet Golf) bukan lagi dipandang sebagai wadah para Golfernya Boedoet semata namun sudah menjadi wadah Golfer alumni pada umumnya”.

Di akhir sambutanya, Erwin pun menyelipkan sedikit pantun, “Jalan-jalan ke Pasar Raya

ABG nggak pernah mati gaya. Minum selasih pake buah naga, Terima kasih buat dukungannya”.

Hasil dari turnamen ABG ke-12 adalah:

• Best Gross Overall :  STEVEN

• Best Nett Overall :  YOHANES YUSUF

REGULAR – A. FLIGHT ( 1 – 15 )

• BEST NET I :  AGUS SANTOSO

• BEST NET II :  JOSE

• BEST NET III :  GATOT

REGULAR – B. FLIGHT ( 16 – 22 )

• BEST NET I :  SYARIF

• BEST NET II :  FAWALI

• BEST NET III :  KARSO

REGULAR – C. FLIGHT ( 23 – 36 )

• BEST NET I :  STANISLAUS S

• BEST NET II :  BOY ST

• BEST NET III :  DIDIT

LONGEST DRIVE :  YOHANNES JUSUF

NEAREST TO THE PIN :  DODI T WIJAYA

NEAREST TO THE LINE :  IPUNG

BEST GROSS TEAM :  TGC 2 (PANGPOL)

Sementara, hadiah hole in one kali ini urung didapat oleh para peserta. Turnamen ini pun mendapat dukungan dari beberapa sponsor dan donasi dari para donatur hingga mampu menutup biaya penyelenggaraan serta mampu menghadirkan rasa bahagia  lewat door prize  yang mereka peroleh dan tentunya  charity kepada sekolah, lewat Ikaboedoet.

Usai dari pengumuman pemenang dan pemberian hadiah serta doorprize yang sangat banyak disediakan oleh panitia. Sebuah charity diberikan kepada Ikaboedoet yang diterima oleh Ketua Umumnya Chairul Tanjung yang hadir dalam perhelatan itu dan dia didampingi oleh Ketua Hariannya,  Mugi Nurhani dan Sekjen Syailendra berupa sumbangan kepada kegiatan Bimbel siswa SMAN 1 Jakarta sebesar Rp. 50.000.000 (Lima puluh juta rupiah).

Bukan hanya itu, atas dedikasinya, panitia pun di kesempatan itu menganugerahi penghargaan Lifetime Achievement kepada Pembina ABG, Komjen Pol (Purn) Drs Adang Daradjatun, yang sejak awal berdiri 1996, beliau tidak pernah putus perhatian pada kekompakan, kebersamaan dan segala kegiatan  yang dilakukan oleh ABG hingga bisa menghelatkan turnamen hingga keduabelas kalinya.

Erwin Soekmawan di akhir acara tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya, bahwa kerja keras dirinya bersama tim panitia yang bertugas mampu menghadirkan turnamen golf yang jadi ajang kumpul para golfer alumni SMA se Jakarta, “Mampu bertahan di usianya 30 tahun, dengan 12 kali turnamen digelar, sudah cukup membuktikan bahwa animo para Golfer alumni sekolah itu seakan sudah menemukan tempatnya di Turnamen Alumni Boedoet Golf“. [caca]

BEKASI TOP