Posbekasi.com

Atletik Porprov: Eki Febri Ratu Tolak Peluru Tak Tergoyahkan, Pejalan Cepat Kota Bandung Dapat Uang Kepretan, Pelari Kota dan Kabupaten Bekasi Raih Emas

Eki Febri Ekawati tak tergoyahkan sebagai ratu tolak peluru sumbang emas untuk Kabupaten Kuningan pada hari keempat cabor atletik Porprov XIV/2022 Jabar, di Lintasan Atletik Prabu Linggabuana, Sabtu 12 November 2022. [Posbekasi.com /KONI Jabar]

POSBEKASI.com | CIAMIS – Atlet Nasional dari Kabupaten Kuningan, Eki Febri Ekawati belum tergoyahkan sebagai ratu tolak peluru. Eki menyabet satu medali emas dengan lemparan sejauh 15,66 meter pada hari keempat cabang olahraga (cabor) atletik Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) XIV/2022 Jabar, di Lintasan Atletik Prabu Linggabuana, Sabtu 12 November 2022.

Sementara rekan
sedaerahnya, Tresna Puspita Gus harus puas meraih medali perak setelah melempar
sejauh 12,75 meter. Pada hari keempat pelaksanaan cabor atletik, Kabupaten
Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi berbagi medali emas.

Kabupaten Bogor menyabet dua emas atas nama  Halomoan Edwin Binsar (400 meter lari gawang putra) dan Suwandi Wijaya (lompat jauh putra). Kota Bogor satu medali emas melalui Emma Anita C Kota Bogor (Lari Gawang Putri 400
meter).

Sementara emas Kota
Bekasi diraih Arjun (800 meter putra) dan Kabupaten Bekasi diwakili Anjasari Dewi (1.500 meter
putri). Kota Bandung, menyabet satu emas dari nomor jalan cepat 10.000 meter atas nama Fitri
Nurfadhilah.

Ia menjadi yang tercepat
sampai ke garis finish dengan catatan waktu 1 jam lewat 27 detik (1:0027). Sedangkan medali perak masing-masing disumbangkan, Vanya Raisya di nomor yang sama  dengan mencatat waktu 1 jam, 1 menit lewat 9 detik (1:0129). Sementara satu medali perak lainnya disumbangkan nomor lari
1.500 meter putri atas nama, Zahra Bulan Aprilia setelah mencatat waktu, 5
menit, 10,77 detik (5:10:77).

Di nomor yang sama, Vera
Febrianti yang harus puas menempati urutan ketiga dan meraih perunggu setelah mencatat waktu 5 menit, 12,72 detik (5:12:72). Sementara di nomor lari gawang putri 400 meter gagal mempersembahkan medali.

Keisya Hasna Aulya yang
turun di nomor tersebut hanya mampu menempati urutan keenam dengan catatan waktu, 1 menit, 17.23 detik (1:17:23). Begitu juga Razza Caktiaji yang turun di nomor lari gawang 400 meter putra menempati urutan keempat dengan catatan
waktu,56,90 detik (56:90). Tofik Hidayat yang juga turun di nomor yang sama
menempati urutan paling buncit  keenam tanpa medali dengan catatan waktu 58, 69 detik (58:69).

Keberhasilan Fitri Nur Fadhilah mendapat apresiasi Ketua KONI Kota Bandung, Nuryadi, yang menyaksikan langsung ke Lintasan Atletik Prabu
Linggabuana. Tak hanya sekedar menyaksikan, Nuryadi pun memberi ‘uang kepret’ Rp2,5 juta kepada Fitri.

Nuryadi mengaku bangga dengan prestasi atlet jalan cepat karena bisa mewakili
Kota Bandung dalam perolehan medali emas di hari keempat cabang olahraga atletik Namun, dia pun tidak menampik bahwa sejauh ini target perolehan medali khususnya emas terbilang meleset.

“Hingga 8 jumlah
medali emas yang meleset, justru cabor yang tidak ditargetkan berhasil
menambahi jumlah emas yang lolos, walau cabor yang mampu menggantikan itu bukan cabor yang diproyeksikan, tapi masih ada waktu untuk bisa mengejar target,” ungkapnya.[AMH]

BEKASI TOP