Posbekasi.com

Pembangunan Saluran Air di Padurenan Lamban, Dua Bulan Warga “Tersiksa Macet”

Pembangunan saluran air yang sudah dua bulan pengerjaan menimbulkan kemacaten.[HSB]
POSBEKASI.COM, PADURENAN – Dua bulan pembnagunan sluran air di Jalan Raya Bantar Gebang Setu, Kelurahan Padurenan berbatasan dengan Kelurahan Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi, menyisakan kemacetan yang semakin parah.

Kemacetan tiap pagi dan sore hari tidak dapat terhindari akibat kepadatan arus lalulintas yang di kedua arah yakni dari Bantar Gebang ke Setu dan sebaliknya.

Pantauan Posbekasi.com, akibat pembangunan saluran air yang dibuang ke Kali Cimuning batas wilayah Pandurenan – Cimuning tersebut dikeluhkan masyarakat setiap hendak pergi beraktifitas maupun sekembali beraktifitas.

Seperti halnya Senin 16 Oktober 2017 pagi ini, jalur kedua arah tersebut mengalami macet parah mencapai 3 kilometer. Kesemrautan dan kemacaten tersebut dialami warga Perumahan Bekasi Timur Regensi dan Dukuh Zamrud yang hendak keluar masuk perumahan krodit tidak bergerak, ditambah jalan yang ditutup akibat pengorekan untuk pemasangan saluran yang dibuang ke Kali yang pernah heboh akibat kebocoran gas beberapa waktu lalu.

Sementara, kondisi macet tidak terlihat ada petugas kepolisian yang mengatur lalulintas, hanya tampak dua “Polisi Cepek” yang mengamabil posisi di pertiga samping restoran saji cepat KFC keluar dari Dukuh Zamrud dan di depan McDonal arah masuk ke Dukuh Zamrud.[HSB]

BEKASI TOP