
posBEKASI.com | MUSTIKAJAYA – Persatuan Manula (Preman) Indonesia berharap pendirian komunitas para manula (lanjut usia) dapat diterima masyarakat Indonesia, khususnya Kota Bekasi yang menjadi wilayah berdirinya Preman Indonesia oleh para manula dari berbagai daerah.
Untuk pertama kali sejak berdirinya Preman Indonesia pada 1 Desember 2023, bersilaturahmi membangun sinergi dengan tokoh masyarakat yang juga Anggota Legislatif (Aleg) DPRD Kota Bekasi, Ustadz H. Alimudin, S.Pd.I., M.S, di kediamannya Perumahan Mutiara Gading Timur (MTG), Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Selasa 26 Desember 2023.
“Komunitas Preman Indonesia merupakan pertama yang ada di Indonesia, karena itu penting untuk mendapat dukungan dari legislatif. Sehingga nantinya akan terbentuk pengurus wilayah di seluruh provinsi, kabupaten dan kota di Indonesia,” ungkap HAS Hasibuan salah satu creator dan pencetus Preman Indonesia membuka pertemuan dengan Alimudin.
Alimudin menyambut baik kehadiran para pendiri Preman Indonesia di antaranya, HAS Hasibuan, H. Lutfhi Hasan, H. Andi Zainal, Edi Kusnandar, Komarudin, Dipo Sayoga, Rulam, dan Rondy.
Menurut Lutfhi, kehadiran Preman Indonesia bukan seseram namanya, aktifitas yang dilakukan adalah aktifitas positif dan produktif di usia senja.
“Nama Preman identik dengan ‘seram’ tapi hatinya adalah selembut salju dengan aktifitas positif yakni lebih mendekatkan diri dengan menjalankan ibadah. Selain itu kegiatan olahraga, dan kongkow kongkow yang bermanfaat untuk lingkungan sekitar,” terang Luthfi.
H. Syarif Hidayat yang merupakan penyambung Preman Indonesia kepada Alimudin berharap ke depan Preman Indonesia lebih berkembang dan meluas di masyarakat Indonesia.
Sementara, Alimudin mengapresiasi kehadiran Preman Indonesia untuk terus kreatif dan produktif di usia tua.
Menurutnya, Kota Bekasi memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2022 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia, meliputi pelayanan keagamaan dan mental spiritual, pelayanan kesehatan, pelayanan kesempatan kerja, pelayanan pendidikan dan pelatihan, kemudahan dalam penggunaan fasilitas, sarana, dan prasarana umum, kemudahan dalam layanan dan bantuan hukum, perlindungan sosial, dan bantuan sosial.
“Perda Lansia bermanfaat, untuk terus berkarya dan produktif membangun wilayah,” kata Alimudin.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengatakan semangat para Preman Indonesia patut diapresiasi karena di usia yang tak lagi muda tetapi tetap produktif dalam menjalankan hari-hari tuanya dengan kegiatan dan aktifitas positif untuk lingkungan dan terus andil membangun bangsa dan negara.
“Inilah yang dikatakan produktif tanpa henti. Meski sudah lansia tetapi tetap produktif membangun bangsa dan negara,” ujar Sekretaris Komisi 2 DPRD Kota Bekasi ini.
Alimudin yang kembali menjadi calon anggota DPRD Kota Bekasi untuk periode 2024 – 2029 dari daerah pemilihan Kota Bekasi 3 (Kecamatan Rawalumbu, Bantargebang dan Mustikajaya) nomor urut 1 ini berharap Preman Indonesia andil mensukseskan Pemilu 2024.
“Diharapkan Preman Indonesia dalam tahun politik ini turut andil menentukan wakil rakyat (calon anggota legislatif) dan pemilihan presiden untuk menentukan arah bangsa dan negara lima tahun mendatang,” pungkas Alimudin. [hsb]

