
posBEKASI.com | BEKASI – Literasi merupakan kemampuan yang berkaitan dengan kegiatan membaca, berpikir, dan menulis yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan memahami informasi secara kritis, kreatif dan reflektif.
Semakin baik literasi masyarakatnya, semakin baik pula taraf berfikir dan capaian kemajuan masyarakatnya dalam berbagai sendi kehidupan.
Studi riset yang telah dilakukan oleh Progress In International Reading Literacy Research (PIRLS) menunjukan Indonesia menempati urutan ke-45 dari 48 negara yang termasuk dalam kategori membaca. Artinya, kemampuan membaca siswa Indonesia masih sangat buruk.
Penelitian mengemukakan bahwa kegagalan awal seorang anak dalam menguasai kemampuan membaca di sekolah dasar diawali oleh kegagalannya beraktifitas dengan komponen-komponen bahasa di taman kanak-kanak.
Perlu adanya Gerakan Literasi Sekolah (GLS) agar meningkatkan minat membaca siswa.
Kelompok Belajar (KB) Baiturohim berlokasi di wilayah Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, dijadikan sebagai mitra dalam kegiatan pengabdian kepada Masyarakat.
Hasil wawancara dengan pihak sekolah yang diwakili oleh Kepala Sekolah yakni Ibu Hasanah, S.Pd.I, dari terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi terkait dengan literasi membaca, diantaranya:
a) Masih rendahnya minat baca pada kalangan anak usia dini di rentang usia 4-6 tahun;
b) Ketersediaan buku bacaan yang beragam masih sangat minim, hal ini lah yang menjadi pemicu rendahnya budaya membaca anak;
c) Belum adanya sarana prasarana khusus yang dapat dimanfaatkan sebagai wadah untuk membudidayakan kebiasaan membaca kalangan anak usia dini.
Berdasarkan hal tersebut, tim pengabdian bekerja sama dengan masyarakat yakni guru dan siswa di KB Baiturrohim mengimplementasikan Gerakan Literasi Sekolah melalui pojok ruang baca.
Tujuan dari kegiatan ini yakni pengelolaan pojok ruang baca melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan budaya membaca pada anak usia dini.
Kegiatan lain yakni pemenuhan koleksi buku baca yang bervariasi serta pengoptimalan pengelolaan buku bacaan secara digital berupa aplikasi berbasis website.
Tim pelaksana kegiatan ini diinisiasi dari Perguruan Tinggi Swasta di Bekasi, yakni Institut Bisnis Muhammadiyah Bekasi yang diketuai oleh Endang Retnoningsih, S.Kom., M.Kom, beranggotakan Syahbaniar Rofiah, S.Kom., M.Kom. dan Reni Novia, S.Ikom., M.Ikom.
Sebagai bentuk integrasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan MBKM berbasis IKU selain melibatkan dosen juga melibatkan peran aktif beberapa mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Khansa Salsabila dan Salsabillah Arravi.
Kegiatan ini merupakan rangkaian dari bentuk implementasi pendanaan yang diberikan oleh Kementrian Pendidikan dan Budaya dalam hibah Pengabdian kepada Masyarakat skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Tahun Anggaran 2023. [rel]

