Posbekasi.com

Pemkab Bekasi Diminta Genjot Stabilitas Harga Jelang Bulan Ramadhan

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Syahrir, SE, M.IPol, saat Reses II Tahun Sidang 2022 – 2023 di desa wilayah kecamatan Kabupaten Bekasi, periode 13 – 22 Februari 2023. [Posbekasi.com /SFN]

POSBEKASI.com | CIKARANG – Masyarakat Kabupaten Bekasi masih mengeluhkan naiknya harga beras dan minyak goreng yang belum bisa diredam, hingga memicu kenaikan harga sayur mayur yang menjadi kebutuhan pokok sehari-hari.

“Kemajuan perekonomian di suatu daerah harus dapat  dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ini dibuktikan dengan tak ada keluhan dari masyarakat, mulai harga kebutuhan pokok yang terjangkau serta kebutuhan pokok mudah di dapat,” ungkap anggota DPRD Jawa Barat, H. Syahrir, SE. M.IPol, saat Reses II Tahun Sidang 2022 – 2023 di desa wilayah kecamatan Kabupaten Bekasi, periode 13 – 22 Februari 2023.

Menurut anggota Fraksi Partai Gerindra Persatuan DPRD Jabar daerah pemilihan Kabupaten Bekasi ini, keluhan kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako) banyak disampaikan kaum ibu rumah tangga yang mengkhawatirkan memasuki bulan Ramadhan akan kembali terjadi lonjakan harga.

Masyarakat berharap memasuki bulan puasa kebutuhan sembako dapat diatasi dan stabil hingga harga-harga bisa terjangkau.

Syahrir menyambut aspirasi masyarakat harus menjadi perhatian semua pihak terutama Pemkab Bekasi diharapkan terus menggenjot monitoring stabilitas harga sembako agar masyarakat terbantu.

“Sebagai antisipasi lonjakan harga, Pemkab Bekasi perlu menyiapkan dana untuk operasi pasar murah. Jika diperlukan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jabar untuk menggelar operasi pasar,” jelas Syahrir.[SFN]

Adikarya Parlemen

BEKASI TOP