Bekasi Online

Bedi Budiman Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan pada Generasi Muda Penggerak Industri Kreatif

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat Bedi Budiman sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Lembaga Kursus dan Keterampilan (LKP) RMA, Kota Cimahi, beberapa waktu lalu. [Posbekasi.com /DPRD Jabar]

POSBEKASI.com | CIMAHI – Melalui Sosialisasi 4 Pilar Kabangsaan pada generasi muda diharapkan dapat menambah wawasan tentang kebangsaan, dan ideologi negara. Selain itu hal ini juga dapat menjadi modal bagi para generasi muda sebagai warga negara yang mampu menjernihkan suasana di tengah gempuran upaya pemecah belah persatuan dan kesatuan.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat Bedi Budiman disela kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Lembaga Kursus dan Keterampilan (LKP) RMA, Kota Cimahi, beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah kami diskusi, dialog terbuka, dan kita sama – sama meyakini bahwa Pancasila, UUD1945, kemudian Bhineka Tunggal Ika dan NKRI adalah merupakan satu pedoman yang tidak (dapat) ditawar – tawar lagi,” ucap Bedi.

Bedi menambahkan, dipilihnya generasi muda sebagai target Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan selain memberikan pemahanan terkait kebangsaan dan kenegaraan juga mendorong industri kreatif yang saat ini tengah bangkit kembali setelah sebelumnya terdampak pandemi covid-19.

“Saya ingin turut menggairahkan ekonomi kreatif di sektor showbizz seperti ini, karena ini kegiatannya padat karya dalam arti bagaimana seorang model itu mulai dari tata rambut sampai sepatu itu kan banyak sekali komponennya,” ujarnya.

“Belum lagi efek turunannya, dari entrepreneur dan lainnya saya kira ini harus digalakkan lagi selagi modal untuk pemulihan ekonomi,” tambahnya.

Bedi pun berharap, melalui kegiatan Sosialisasi 4 Pilar ini dapat menjadi modal bagi para generasi muda dalam berbangsa dan bernegara. Karena generasi muda akan

“Ini akan menjadi modal bagi mereka sebagai warga negara, mereka juga akan menjadi unsur masyarakat yang turun untuk menjernihkan kalau misalkan ada informasi hoax, hal – hal negatif yang dapat memecah persatuan kebangsaan indonesia,” kata Bedi.

“Mereka akan menjadi faktor yang menetralkan mempersatukan faktor- faktor positif, mereka siap untuk proaktif, tidak pasif karena harus dilawan isu – isu hoax yang ada di media sosial itu,” ujar Bedi.

Sementara itu Ketua LKP RMA Inez Kantahuri dalam kesempatan yang sama mengapresiasi kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan oleh DPRD Provinsi Jawa Barat. Menurutnya kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini memiliki dampak positif bagi generasi muda sekarang.

“Karena mereka selain harus kreatif dan inovatif, dinamis, mereka juga harus memiliki nilai – nilai kebangsaan yang cukup tinggi,” ucapnya.

Ia pun berharap, setelah mendapatkan materi terkait 4 Pilar Kebangsaan murid-murid LKP RMA kemudian dapat mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan dan kenegaraan dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapannya bisa diamalkan anak muda dalam kehidupan sehari – hari, jangan cuma hanya menghafal tetapi lebih kedalam pengamalan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Senada dengan Inez, salah satu murid LKP RMA Nadia menyatakan bahwa kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini sangat bermanfaat bagi dirinya. Ia pun mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah ikut andil dalam acara tersebut.

“Acara ini penting sekali, untuk mengulas kembali sebagai generasi remaja akan sadarnya empat pilar negara. Karena memang sudah ada terkikis atau berkurang rasa atau pengetahuan tentang kenegaraan karena banyaknya budaya dari luar yang masuk juga,” tuturnya.

Melalui acara ini Nadia pun berharap, dapat menumbuhkan lagi kecintaan generasi muda terhadap NKRI serta kegiatan-kegiatan serupa dapat terus digalakkan.

“Ke depan semoga banyak kegiatan  kaya gini adalagi terus diulas, menumbuhkan kecintaan kepada negara kita,” pungkasnya.[POB]

BEKASI TOP