Bekasi Online

PCB Persipasi Tersingkir Lewat Drama Adu Finalti, Persikasi Tim Pertama Masuk 8 Besar Piala Soeratin U-17

Pelatih Persikasi U-17 Abdullah Syafei sambut kemenangan tim asuhannya setelah menekuk PCB Persipasi lewat drama adu finalti 5-3 di Stadion Wibawa Mukti, Jumat 19 November 2021. [Posbekasi.com /IST]

POSBEKASI.com | CIKARANG – Lewat drama adu finalti yang menegangkan, Persikasi Kabupaten Bekasi berhasil menyingkirkan Tim Patriot Candrabhaga (PCB) Persipasi Kota Bekasi dengan skor 5-3. Kemenangan itu menjadikan Persikasi tim pertama yang lolos ke Babak 8 Besar Piala Soeratin U-17 Umuh Muchtar.

Drama adu penalti “Derby Bekasi” itu dilangsungkan setelah kedua kesebelasan bermain imbang 0-0 di Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Jumat 19 November 2021.

Kedua tim bermain sama kuat di babak pertama. Laskar Bendo Item tidak menyerah meski sepanjang pertandingan kerap di jejali serangan balik. Bahkan, beberapa kali tim tetangga membuat repot tim Persikasi lewat serangan langsungnya.

Namun serangan PCB Persipasi hingga akhir pertandingan tidak bisa menembus pertahanan Persikasi Bekasi. Setiap serangan, selalu berhasil ditepis tim besutan Coach Abdullah Syafei, hingga kedudukan 0-0 bertahan sampai berakhirnya pertandingan.

Serangan berbahaya PCB Persipasi terjadi pada babak pertama menit ke-25. Namun kiper Persikasi, Andika Farhan membuat penyelamatan gemilang ketika mementahkan tendangan striker PCB.

Pelatih Persikasi, Abdullah Syafei mengatakan, kesulitan dalam membobol gawang menjadi permasalahan pada pertandingan laga Derby Bekasi itu.

Namun, dalam pertandingan itu, Persikasi lebih memfokuskan pada pola bertahan dan mematahkan tiap serangan lawan.

“Masih banyak yang akan kami evaluasi. Sejauh ini, pertahanan belakang dan tim penyerang sudah terus mengalami peningkatan. Kita akan selalu bebenah diri, cara bermain biar semakin matang lagi di tiap lini,” singkatnya.

Ketua PSSI Kabupaten Bekasi Hamun Sutisna menyebutkan, pertandingan antara Persikasi dan PCB Persipasi sangat enak dinikmati.

“Sebelumnya saya berpikiran pertandingan akan keras karena kedua tim berasal dari Bekasi. Tapi, alhamdulillah kedua tim bermain dengan cantik dan kondusif, saya bersyukur tidak ada sesuatu yang merusak pertandingan, saya berharap pertandingan yang akan di lakoni nanti oleh Persikasi hasil dan situasinya sama seperti ini,” katanya.

Dirinya berpesan kepada Manager Persikasi dan Pelatih, menghadapi 8 besar nanti otomatis harus ada persiapan, baik fisik dan mental. Karena 8 besar ini merupakan fase dengan tensi lebih tinggi dari yang sebelumnya.

“Pesan saya tolong kepada pelatih dan manager harus memperhatikan anak-anaknya (pemain) karena di 8 besar ini harus mempersiapkan segalanya. Kalau nanti sudah sampai di penginapan, istirahatkan pemain agar banyak tenaga, jangan sampai pemain melakukan hal-hal yang tidak penting di luar, itu pesan saya,” tukasnya.[ETH]

BEKASI TOP