Bekasi Online

Pemula Cenderung Pilih Nur Supriyanto

Nur Supriyanto.[IST]
POSBEKASI.COM, BEKASI – Meski belum ada kepastian siapa yang akan didukung partai politik untuk pasangan bakal calon (balon) Pemilihan Walikota/Wakil Walikota Bekasi periode 2018-2023 yang akan bertarung dalam pilkada serempak 2018, tapi nama Nur Supriyanto cukup ‘melejit’ dikalangan pemilihan pemula Kota Bekasi.

Sampai saat ini, beberapa kali diwartakan posbekasi.com, nama Nur Supriyanto masih teratas dari pemilih kaum muda termasuk pemilih pemula atau pertama kali mempunyai hak suara dalam Pilkot Bekasi 2018 mendatang.

“Sebagai pemilih pemula saya lebih cenderung memilih orang muda yang memiliki basis akademis dan intelektual muda serta pilitisi muda yang punya visi misi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kota Bekasi,” kata Rosidiah Irawati, yang mengaku baru pertama kali memiliki hak suara pada Pilkot Bekasi nanti.

Saat ini usianya yang telah masuk 17 tahun pada bulan Febuary kemaren, dan tentu saja pada 2018 usianya menginjak 18 tahun akan memiliki hak suara untuk memilih dan menentukan calon pilihannya.

“Bersama beberapa teman seusia, kami sudah melihat dan membaca beberapa nama yang kemungkinan maju dalam Pilkot Bekasi, kami lebihh cenderung pada orang muda yang memiliki visi misi tidak jauh beda dengan pasangan Anies-Sandi yang memenangkan Pilgub DKI Jakarta,” terangnya ketika berbincang-bincang dengan posbekasi.com, Selasa 13 Juni 2017, petang tadi.

Rasanya, kata Wati begitu ia akrab disapa rekannya di kampus salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bekasi, sangat tepat bila Nur Supriyanto maju dalam Pikot Bekasi.

“Untuk sementara ini, pilihan memang tertuju pada nama Nur Supriyanto, dimana sepak terjangnya cukup memadai, baik sebagai akademis, politisi, maupun keilmuannya yang telah meraih doktor,” ucapnya.

Namun demikian, Wati akan menetukan pilihannya setelah ada kepastian calon yang maju dalam Pilkot Bekasi. “Tetapi saya akan lebih memilih calon yang diusung partai yang memiliki komitmen pada rakyat, dan terlebih pada penenggakkan hukum serta pro rakyat. Selain itu juga melihat aqidah dari calon, yang pasti jauh dari kisruh atau memecah belah umat,” katanya.[SOF]

4.

BEKASI TOP