Bekasi Online

DPRD Jabar All Out Atasi Pandemi Covid-19

Pimpinan DPRD Provinsi Jawa Barat. [Posbekasi.com /Dokumentasi]

POSBEKASI.COM | BANDUNG – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Brigjen TNI (Purn) Taufik Hidayat menegaskan pihaknya all out terhadap penanganan Covid-19 di Jawa Barat, termasuk visi misi pemerintah daerah dengan pemerintah pusat memiliki arah yang sama dalam penanganan wabah virus Corona.

“Jadi, kalau misalnya ini untuk bikin jalan, ya lebih baik dananya untuk Covid-19 karena Covid-19 ini penyakit. Kalau mungkin jalan ataupun pembangunan yang lain, kita hentikan dulu,” ungkap Taufik seusai memimpin  Rapat Paripurna dengan agenda Jawaban Gubernur terhadap pandangan umum fraksi-fraksi terhadap pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2020 dan Jawaban Fraksi-fraksi terhadap pendapat Gubernur perihal Raperda Prakarsa tentang Desa Wisata, di Gedung DPRD Jawa Barat, Selasa (27/7/2021).

Senada, Wakil Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi mengapresiasi Pemerintah Provinsi yang sejauh ini telah berhasil menyerap pendapatan baru yang dikumpulkan ditengah pandemi dengan persentase 88,13%. Berdasarkan keterangan yang diterimanya, Ineu mengatakan bahwa pendapatan pemerintah provinsi belum mencapai target dari yang diharapkan di tahun 2021 karena kondisi Covid-19 saat ini.

KLIK: Paripurna DPRD Jabar, Bapemperda Paparkan Rumusan Ranperda Desa Wisata

“Ada beberapa kegiatan infrastruktur juga yang tidak secara maksimal tercapai karena memang situasi sedang Covid. Akan menjadi catatan kami yang mungkin akan dibahas dua hari ini dalam forum Banggar,” ujarnya.

Untuk penggunaan dana PEN ataupun anggaran dari pemerintah pusat lanjut Ineu, harus terserap dan hal ini sudah ditetapkan untuk tahun 2020 dan 2021. Dia berharap amanat dari pemerintah pusat terhadap BAO dan BAK bisa dilaksanakan di tahun 2021.

“Ini yang sedang menjadi bagian pengawasan kami, kami berharap APBD 2021 bisa berjalan kalaupun memang ada perubahan-perubahan karena harus ada penanganan Covid, ini tentunya harus juga menjadi perhatian bersama. Insyaallah di perubahan ini tentunya ada beberapa anggaran yang harus disesuaikan karena kebutuhan Covid yang menjadi penting juga di APBD 2021,” pungkasnya.[POB]

BEKASI TOP