Bekasi Online

Yayasan Harmoni Tiga Dua Serahkan Bantuan Korban Bencana Siklon Tropis Seroja Flotim

Dari kiri ke kanan: General Manager PT. Pelindo III ( Persero ) Maumere, Erry Ardiyanto, istri Bupati Flores Timur Anton Hadjon, Lusia B. Gege Hadjon dan Kolonel Laut (P) Dwi Yoga P. M Hanla. M.M Ctmp, saat memberikan bantuan Yayasan Harmoni Tiga Dua di pengungsian korban bencana Siklon Tropis Seroja Flores Timur, Rabu (14/4/2021). [Posbekasi.com /Yayasan Harmoni Tiga Dua]
POSBEKASI.COM | JAKARTA – Bencana alam yang menimpa Nusa Tenggara Timur (NTT) akibat dari Siklon Tropis Seroja serta banjir bandang dan tanah longsor, pada Senin, 5 April 2021, mengakibatkan ratusan korban jiwa dan kehilangan tempat tinggal, menggerakkan solidaritas dan persaudaraan alumni Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, Jawa Tengah, Angkatan XXXII.

Ketua Alumni Angkatan XXXII PIP Semarang, Ferry Anggoro menginisiasi penggalangan donasi untuk membantu korban musibah di Nusa Tenggara Timur. “Donasi ini untuk membantu saudara saudara kita yang menjadi korban bencana NTT,” kata Ferry Anggoro saat dihubungi, Kamis (15/4/2021).

Sementara, penggalangan donasi untuk NTT langsung di pimpin Kepala Divisi (Kadiv) Sosial Yayasan Harmoni Tiga Dua Letkol Laut (P) Farid Muldiyatno bergerak cepat dengan program andalannya Harmoni Siaga dimana sudah menjadi program kerja dari Yayasan Harmoni Tiga Dua. Yayasan Harmoni Tiga Dua yang didirikan Alumni PIP Semarang Angkatan XXXII ini sengaja di bangun sebagai kesiagaan menghadapi berbagai bencana alam di Indonesia.

Penggalangan donasi untuk NTT ini kata Farid Muldiyatno, tidak hanya dari internal Alumni Angkatan XXXII PIP Semarang yang lebih dikenal dengan Harmoni Tiga Dua. “Donasi juga datang dari eksternal, baik senior dan junior alumni maupun relasi-relasi instansi lain yang berkenan mendonasikan sebagian hartanya untuk membantu saudara saudara kita korban bencana di NTT,” kata Farid Muldiyatno.

Sementara, Ketua Yayasan Harmoni Tiga Dua, Capt. Kosim mengungkapkan hingga Selasa (13/4/2021), donasi yang mencapai Rp32.323.232,32 telah diserahkan dalam bentuk sembako dan kebutuhan lain bagi korban bencana NTT, pada Rabu (14/4/2021).

“Ini semua berkat partisipasi pengurus dalam menggerakkan roda kepengurusan yayasan untuk mencapai target yang optimal guna disumbangkan ke daerah bencana di NTT,” ungkap Capt. Kosim.

Menurut Capt. Kosim, untuk pendistribusian donasi pihaknya bekerjasama dengan General Manager PT. Pelindo III Persero, Maumere (NTT) Erry Ardiyanto yang juga Alumni Angkatan XLII PIP Semarang serta Komandan Pangkalan Angkatan Laut Maumere Kolonel Laut (P) Dwi Yoga P.M. Tr.Hanla, M.M Ctmp.

Terpisah, Erry Ardiyanto mengungkapkan semua donasi dari Yayasan Harmoni Tiga Dua dibelanjakan kebutuhan pokok makanan dan kebutuhan lainnya yang diperlukan masyarakat terdampak bencana.

“Bantuan telah distribusikan melalui jalur transportasi darat di daerah Desa Ile Boleng dan Desa Terong, Flores Timur. Penyerahan bantuan diwakili oleh GM Pelindo III serta Danlanal Maumere yang diterima langsung oleh istri Bupati Flores Timur Anton Hadjon, Lusia B. Gege Hadjon dan Ketua Satgas Peduli Badai Seroja Antonius, pada Rabu, 14 April 2021,” kata Erry Ardiyanto.

Istri Bupati Flotim, Lusia menyampaikan apresiasinya pada pelaut yang tergabung dalam Yayasan Harmoni Tiga Dua atas kepedulian terhadap warganya yang tertimpa bencana.

“Ucapan beribu terimakasih, masih ada kepedulian dari saudara-saudara kita yang masih peduli dan semoga Tuhan membalas kebaikan semua,” kata Lusia menyampaikan kepada perwakilan Yayasan Harmoni Tiga Dua di pengungsian Flores Timur, Rabu (14/4/2021).

Capt. Kosim menyampaikan penghargaan dari pengurus Yayasan Harmoni Tiga Dua kepada seluruh pihak yang berpartisipasi yakni keluarga besar Harmoni Tiga Dua, senior maupun junior KAP3B Semarang, PT. Pelindo III (Persero) Maumere, Pangkalan TNI AL Maumere, rekan sejawat dari PT. Pertamina (Persero) dan PT. Patma Pancer yang ikut mendukung Program Harmoni Siaga.

“Semoga di awal Ramadhan 1442 H ini menjadi tabungan amal baik buat kita semua dalam membantu meringankan penderitaan saudara saudara kita yang tertimpa bencana alam kehilangan nyawa bapak/ibunya, saudara, rumah dan lainnya akibat bencana,” kata Capt. Kosim.[REL]

BEKASI TOP