Bekasi Online

Dinas Pertanian Tingkatkan Hasil Panen

Petani panen raya padi di area pesawahan kawasan Tambun Utara. [Posbekasi.com /Risky Andrianto/Newsroom]
POSBEKASI.COM | CIKARANG – Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Nayu Kulsum mengatakan ada tiga yang harus diperhatikan agar pertanian berjalan mulus yaitu ketersediaan benih, pupuk serta air.

“Untuk pupuk alokasinya sudah disiapkan, kami sudah mengajukan ke pusat mengenai kebutuhan pupuk yang ada. Itu sudah ada di Rencana Definitip Kebutuhan Kelompok (RDKK),” ujar Nayu dikutip dalam keterangannya, Ahad (4/4/2021).

Kebutuhan itu, kata Nayu, sesuai dengan kebutuhan yang telah dilaporkan tim penyuluh akan kebutuhan pupuk per hektarnya. Namun setiap wilayah per tiap kecamatan berbeda kebutuhan pupuknya.

“Satu hektar butuh berapa kilo, nanti petugas penyuluh sama kelompok dihitung masukan ke dalam eletronik datanya, basisnya online, buat SK kebutuhan per wilayah. Contohnya Kecamatan Sukatani dengan Bojongmangu berbeda, spesifik lokasinya,” ujarnya.

Begitu juga dengan kebutuhan pasokan air pesawahan, khususnya mengantisipasi musim kemarau, Dinas Pertanian telah membangun kerjasama dengan beberapa instansi terkait.

Misalnya saja dengan Perum Jasa Tirta (PJT) yang menyediakan pasokan air, khususnya mengantisipasi kekeringan di musim kemarau.

“Kita juga kerjasama dengan BBWS, SDA juga ada di provinsi, kalau di kabupaten ya ada di Bina Marga. Kita bangun koordinasi dengan mereka, nanti PJT yang menyediakan airnya,” tambahnya.

Terkait masalah benih, Nayu mengungkapkan telah menyediakan benih unggul. Benih untuk mengantisipasi para petani yang mengalami gagal panen agar mereka mendapatkan benih yang unggul sehingga menghasilkan hasil panen yang berkualitas.

“Benih unggul, benih dari pusat, dari sini juga ada tetapi tidak banyak. Benih ini untuk bencana kekeringan yang mengakibatkan gagal panen,” tandasnya.[RIK]

BEKASI TOP