Posbekasi.com

Pemkab Bekasi Alokasikan Anggaran Rp29 M untuk Desa Burangkeng

UPTD Pemrosesan Akhir Sampah, Jalan Jati Mulya RT01/03, Desa Burangkeng, Setu.[Posbekasi.com /Dok]

POSBEKASI.COM | CIKARANG – Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Burangkeng di Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi, Dedy Supriadi, bahwa pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana penunjang menjadi fokus pemerintah daerah, guna kelancaran distribusi sampah menuju lokasi TPAS Burangkeng, Senin (1/2/2021).

Dedy mengatakan beberapa hal yang menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bekasi, seperti peningkatan serta pelebaran ruas Jalan Setu yang juga berbatasan langsung dengan Kabupaten Bogor dengan nilai pekerjaan mencapai Rp9,9 miliar oleh Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi.

“Jalur tersebut menurutnya menjadi salah satu rute truk-truk sampah yang menuju ke TPAS Burangkeng yang dilebarkan dan tingkatkan kembali untuk kelancaran distribusi sampah. Pemerintah daerah tahun ini telah mengalokasikan anggaran Rp2 miliar untuk pengadaan tanah perluasan area TPAS Burangkeng,” kata Dedy.

Selain jalan dan pengadaan tanah, pihaknya juga fokus melakukan pembangunan infrastruktur di bidang pendidikan guna mencukupi sarana pendidikan di wilayah tersebut.

Dedy mengungkapkan, di wilayah itu, ada sekolah dasar yang tepat berada di jalur pembebasan lahan untuk pembangunan Tol Jakarta – Cikampek Sisi Selatan. Sekolah SD tersebut, akan direlokasi dan bangunkan sekolah yang baru.

Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) itu, kata dia, direncanakan pada awal tahun ini di SDN 05 Burangkeng dengan pagu anggaran sebesar Rp6 miliar oleh Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi.

Dinas terkait juga dikatakan Dedy berencana melakukan perbaikan total di SDN 01 Burangkeng dengan alokasi anggaran sebesar Rp2,3 miliar. Selain itu, Infrastruktur dan sarana penunjang lain di Desa Burangkeng juga masuk prioritas pembangunan daerah tahun ini. Semua bersumber dari APBD Kabupaten Bekasi 2021.

Sementara itu, Camat Setu, Joko Dwijatmoko, mengatakan Desa Burangkeng menyerap hampir 50 persen dari total anggaran pembangunan wilayahnya tahun ini.

Menurutnya di Kecamatan Setu, Pemkab Bekasi menggelontorkan anggaran sebesar Rp59 miliar untuk pembangunan di total 11 desa. Dan Desa Burangkeng sendiri mendapatkan alokasi Rp29 miliar. “Jadi ini memang perhatian khusus Pak Bupati karena desa ini memiliki TPAS,” katanya.[REL]

BEKASI TOP