Respon Cepat Lahan Sekolah Dibuldozer, DPRD Jabar: Harus Ada Komunikasi Lebih Intensif

Komisi V DPRD Jabar kunjungi sekolah SMKN 1 Cipatat, Kabupaten Bandung, terkait pembuldozeran lahan sekolah tersebut, Senin (10/8/2020).[POSBEKASI.COM/IST]

POSBEKASI.COM | BANDUNG – Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Abdul Hadi Wijaya mengatakan, “kami mencoba merespon dengan cepat dengan adanya berita di media masa tentang ‘adanya pembuldozeran tanah lahan sekolah’ milik Provinsi Jawa Barat yaitu SMKN 1 Cipatat oleh pejabat desa setempat dan ini tentu saja sebuah yang tidak baik,” ujarnya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Abdul Hadi Wijaya dalam rangka meninjau SMKN 1 Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, terkait dengan adanya konflik pembangunan jalan di samping sekolah yang dihadiri oleh Pimpinan dan anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat serta Camat Cipatat Iyep dan kepala sekolah SMKN 1 Cipatat, Dudi serta disdik Provinsi Jawa Barat.
Senin (10/08/2020).

“Kita tadi juga tadi melihat ada beberapa titik temu untuk mencari solusinya dan harus dipertemukan dengan beberapa pihak terkait, kita juga disini melihat bahwa ini adalah lahan sekolah yang diamanahi oleh negara untuk mencerdaskan bangsa dan khususnya untuk membantu pendidikan di desa ini untuk warganya bisa mendapat pendidikan yang lebih baik, dan seharusnya kita harus dukung semua itu untuk anak bangsa kita mempunyai pendidikan yang baik dan nyaman,” ujarnya.

Hadi menambahkan kami komisi V menekankan agar dilakukan proses komunikasi lebih intensif lagi dan menyertakan pihak-pihak terkait yang berwenang dalam persoalan ini supaya kesinambungannya ada dan polemik ini cepat selesai,” tandasnya.[POB]

Pin It

Comments are closed.