
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menerima Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor itu bersama para Kepala Bidang dan Kepala Seksi diterima di Gate 12 Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi.
Entis mengatakan ingin mempelajari dan ingin menerapkan sistem yang sudah diberlakukan di Kota Bekasi dalam hal proses belajar mengajar pada masa new normal.
Kunjungan ini bertujuan untuk melihat penerapan sistem simulasi yang telah dikerjakan Dinas Pendidikan Kota Bekasi dalam rangka persiapan kegiatan belajar mengajar di era “New Normal”, hal ini dikarenakan Kabupaten Bogor akan merencanakan berakhirnya masa PSBB.
Rahmat Effendi mempersilahkan rombongan Disdik Kabupaten Bogor untuk melihat langsung keberadaan sekolah yang sudah menjadi percontohan yang dalam pekan kemarin sudah melakukan sistem simulasi adaptasi tatanan hidup baru manusia produktif aman Covid-19 di Kota Bekasi.
Ada empat sekolah yang dijadikan percontohan kegiatan belajar mengajar (KBM) di masa Adaptasi Tatanan Hidup Baru (ATHB), yakni Sekolah Victory Plus Kemang Pratama, SDIT Al-Azhar Jaka Permai, SMPN 2 Kota Bekasi, dan SDN 6 Pekayon Jaya.
Dalam kesempatan tersebut Rahmat menceritakan simulasi 4 sekolah telah menyiapkan protokol kesehatan (Prokes) bagi siswa dan siswi maupun guru dalam pemakaian wajib alat pelindung diri (APD) berupa masker dan face shield.
Pihak sekolah juga telah menyiapkan hand sanitizer dan thermo gun untuk mengecek suhu tubuh para siswa maupun pengunjung sekolah. Mereka harus dan wajib mengikuti peraturan yang dibuat, agar meminimalisir adanya cluster baru dalam penularan dan penyebaran Covid-19,” kata Rahmat.
Empat sekolah tersebut dalam tahap ujicoba dan akan dievaluasi secara berkala dan Pemerintah terus memantau perkembangan tatanan hidup baru.[ISH]

