Bekasi Online

Program Unggulan APBD 2021 Harus Bisa Sejahterakan Masyarakat Jabar

Wakil Ketua DPRD Jabar Achmad Ru’yat pimpin rapat kerja bersama mitra kerja 5 Dinas dan KONI Provinsi Jabar dengan agenda pembahasan Raperda APBD tahun anggaran 2021 di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Jabar, Komplek SMKN 1 Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (3/11/2020).[POSBEKASI.COM/IST]
POSBEKASI.COM | BOGOR – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Achmad Ru’yat pimpin rapat kerja bersama mitra kerja 5 Dinas dan KONI Provinsi Jawa Barat dengan agenda pembahasan Raperda APBD tahun anggaran 2021, semua berkaitan dengan sektor kepemudaan dan pendidikan, di ruang rapat Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Provinsi Jawa Barat, komplek SMKN 1 Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (3/11/2020).

Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Hadi Wijaya mengatakan banyak hal yang menjadi catatan di Komisi yang nantinya akan diteruskan pada nota Komisi V yang akan dituangkan dalam APBD murni tahun 2021.

“Kami mencatat hari ini dengan 5 Dinas yang ada di Provinsi Jabar yang merupakan mitra kerja komisi dan bersama KONI juga, yang semuanya berkaitan dengan sektor kepemudaan dan pendidikan. Ini banyak hal yang kita dalami dan kami temukan yang akan menjadi pointers dalam nota Komisi V yang dituangkan dalam APBD Murni tahun 2021, di antaranya ialah agenda agenda yang masih diserap dan perlu penambahan,” ucapnya Abdul Hadi.

Abdul Hadi Wijaya menambahkan ada beberapa usulan program unggulan dari beberapa Dinas diantaranya ialah usulan pelatihan bagi wirausahawan muda yang mana aspek sarana dan prasarana harus lebih dikembangkan lagi oleh dinas terkait. Adanya program pelatihan bagi para pekerja migran, adanya usulan penyediaan gedung untuk menunjang pustaka di Jabar, serta pada Dinas Pendidikan adanya program subsidi atau bantuan Pemerintah Provinsi kepada sekolah swasta.

“Pada aspek pelatihan untuk kepemudaan serta kepelatihan untuk wirausahawan muda, agar bisa 1000 orang yang tertampung, pada Dinas Tenaga Kerja juga ada program pelatihan untuk buruh migran. Kemudian di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah ada penyediaan gedung untuk penunjang pustaka ini juga sebuah terobosan yang cukup bagus, serta di Dinas Pendidikan adanya program Subsidi atau bantuan Pemerintah Provinsi kepada sekolah swasta,” ujarnya.

Abdul Hadi juga mengatakan dari semua program unggulan yang diusulkan, Komisi V akan menugaskan para Kepala Dinas agat membuat angka definitif terlebih dahulu, yang nantinya akan menjadi bahan bagi Komisi V untuk dituangkan dalam Nota Komisi dan nantinya akan diteruskan untuk dibahas di forum Badan Anggaran.

“Dari Program program yang diusulkan Komisi V menugaskan kepada kepala dinas agar membuat angka definitif, yang nantinya akan menjadi bahan bagi Komisi V, untuk dituangkan dalam nota Komisi, dan yang nantinya diteruskan dan dibahas di Badan Anggaran,” tambahnya.

Terkahir Abdul Hadi berharap pada pembahasan kali ini kedepannya bisa memberikan kiprah dan kontribusi DPRD untuk terus mensejahterakan masyarakat Jawa Barat melalui program program Pemerintah yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Semoga ini menjadi kiprah dan kontribusi kami sebagai anggota DPRD untuk terus mensejahterakan masyarakat Jawa Barat,” tutupnya.[POB]

BEKASI TOP