Polisi Semprot Masjid Cegah Penyebaran Covid-19 di Medan Satria

Kapolsek Medan Satria Kompol Agus Rohmat bersama anggota melakukan penyemprotan cairan disinfektan mencegah penyebaran virus corona di Masjid Jami Ittihad, Kelurahan Pejuang, Medan Satria, Kota Bekasi, Senin (23/3/2020). [POSBEKASI.COM / SFN]

POSBEKASI.COM | BEKASI – Jajaran Kepolisian Sektor Metro Medan Satria, Polres Metro Bekasi Kota kembali melaksanakan Korvei bersih-bersih Masjid Jami Ittihad di Pondok Sani, RW05, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Senin (23/3/2020).

Aksi gotong royong yang dipimpin langsung Kapolsek, Kompol Agus Rohmat, SH, bersama Kanit Intelkam Iptu Subianto, Kanit Bimmas Iptu Sukarno, Panit I Intelkam Ipda Subur, Panit I Binmas Ipda Adnan, Kapospol THB Ipda Landung, Binmaspol Kelurahan Pejuang Aiptu Slamet, Babinsa Sertu M. Husein, dan Bripka Roy, serta anggota Polsek Medan Satria.

“Kita melaksanakan Korvei dengan bersih-bersih masjid melakukan penyemprotan cairan disinfektan sebagai upaya mengantisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19). Selain menjadi steril juga semoga jamaah lebih khusuk beribadah tanpa rasa was-was,” kata Kompol Agus Rohmat kepada awak media usai melaksanakan Korvei tersebut.

Sebelumnya, Polsek Metro Medan juga melakukan kegiatan Korvei penyemprotan cairan disinfektan di Masjid Asy Syuhadah, Jalan Dahlia Indah, Blok JF-1, RW 17, Kelurahan Pejuang, Sabtu (21/3/2020). Meski demikian lanjut Kompol Agus Rohmat warga diminta tetap waspada dalam rangka menjaga diri tidak terjangkit atau terkena virus corona.

“Kita memang tidak bisa melarang sepenuhnya warga tidak sholat di masjid, tapi kita tetap menghimbau untuk sementara ini mengikuti apa yang telah menjadi fatwa Ulama kita. Untuk itu kita tetap melakukan antisipasi dan pencegahan corona ini ditidak menyebar khususnya ke wilayah Kecamatan Medan Satria,” ungkap Kompol Agus.

Dalam kesempatan tersebut, Kompol Agus Rohmat kembali menegaskan agar masyarakat mengikuti imbauan pemerintah termasuk Maklumat Kapolri. “Saya terus imbau agar warga tidak berkumpul kumpul dan pelaku bisnis tempat hiburan dan permainan juga kami tekankan untuk menutup kegiatan usahanya sementara ini sampai bemcana Nasional non alam ini dinyatakan pemerintah normal kembali,” pungkasnya. [SFN]

Pin It

Comments are closed.