Penanganan Banjir Jabodetabek Harus Terpadu dari Hulu ke Hilir

Banjir awal tahun 2020 melanda wilayah Jabodetabek. [POSBEKASI.COM/IST]

POSBEKASI.COM | BEKASI – Penanganan banjir yang melanda Jabodetabek sejak malam awal Tahun 2020 diperlukan sinergitas tiga pemerintah provinsi.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, penanganan banjir di tiga wilayah tersebut harus dilakukan secara terpadu mulai dari hulu ke hilir.

Dari sinergitas dan keterpaduan tersebut, kemudian dipertegas oleh masing-masing pemerintah kota dan kabupaten yang ada di wilayah tiga provinsi Jabodetabek, tentang konsistensi tata ruang, pengeluaran izin mendirikan bangunan, menambah ruang ruang terbuka dan hijau.

Selain langkah tiga pemerintah provinsi di atas, masyarakat peduli lingkungan sangat dibutuhkan untuk dapat menata maupun turut serta dan wajib bersama-sama pemerintah maupun stakeholder untuk menjaga lingkungan.

Kepedulian masyarakat terhadap lingkungan ini terus ditumbuh kembangkan hingga menjadi pendidikan dan budaya masyarakat dalam menjaga kebersihan dan lingkungan dengan tidak membuang sampah secara sembarangan.

Pemerintah juga diharapkan terus berinovasi dalam membuat peraturan atau undang-undang untuk menjaga keasrian alam dan lingkungan di Jabodetabek, sehingga banjir kiriman, banjir lokal, dan banjir bandang secara perlahan namun pasti terus berkurang sampai tidak lagi terjadi banjir di wilayah Jabodetabek yang sampai detik ini menjadi fenomena di Indonesia. **

[Nur Supriyanto – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat]

Pin It

Comments are closed.