Pasien HIV di RSUD Kabupaten Bekasi Capai 3.490

AID/HIV.[IST]

POSBEKASI.COM | CIKARANG – Pasien kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) di RSUD Kabupaten Bekasi mencapai 3.490 hingga pertengahan 2019 ini. Data itu meningkat dari tahun 2018 lalu yang mencapai 5.423 selama beberapa tahun.

Direktur RSUD Kabupaten Bekasi, Sumarti mengatakan, kondisi itu tentunya dinilai cukup memprihatinkan, karena  jumlahnya terus meningkat dari tahun 2018 lalu.

Ia menuturkan, RSUD Kabupaten Bekasi membuka pelayanan khusus rawat jalan HIV, yakni Klinik Pelangi, klinik ini khusus melayani pasien rawat jalan HIV.

Sebagai rumah sakit milik pemerintah daerah, ke depannya pelayanan terhadap pasien akan ditingkatkan lagi, seperti pelayanan berbagai penyembuhan penyakit yang telah disediakan.

“Selain kasus HIV, kasus Congestive Heart Failure (CHF) atau gagal jantung kongestif dan Tuberculosis (TB) juga memilik angka yang cukup tinggi,” ucapnya di Cikarang, seperti dikutip dari laman Dakta.com, Sabtu (30/11/2019).

Berdasarkan data RSUD Kabupaten Bekasi 2018 lalu, pasien rawat jalan gagal jantung kongestif menduduki peringkat pertama dengan jumlah 8.486. Sedangkan TB sebanyak 5.689.

Untuk semester pertama 2019, kasus gagal jantung kongestif sebanyak 1.826 pasien dan TB sebanyak 1.805 pasien.

“Kasus HIV dan TB saat ini bisa sepenuhnya dilayani di RSUD Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Sedangkan untuk operasi jantung, rumah sakit milik daerah ini merujuk ke rumah sakit lain jika memerlukan tindakan operasi. [DAKTA]

Pin It

Comments are closed.