Bayar 17 Juta Demi ke Jepang, Calon Pekerja Tertipu LPK

LPK Miraino Hashi Jaya di Perumahan Graha Prima Kecamatan Tambun Utara. [DAKTA]

POSBEKASI.COM | CIKARANG – Puluhan calon tenaga kerja yang mendaftar ke Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Miraino Hashi Jaya merasa tertipu karena tidak kunjung diberangkatkan ke Jepang.

Puluhan calon tenaga kerja itu mendatangi langsung lokasi kantor LPK di Perumahan Graha Prima Kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi untuk menuntut kepastian keberangkatan karena sudah menyetorkan uang sebanyak puluhan juta.

Salah satu calon tenaga kerja, Obi (21) asal Prambanan Yogyakarta mengaku mengetahui adanya LPK itu dari temannya yang pernah bekerja di Jepang. Untuk itu, ia mencoba mendaftar di tahun 2018 dan dijanjikan berangkat di bulan April tahun 2019.

“Namun selama 5 bulan tidak ada kejelasan dan hanya bertahan di asrama yang disediakan pihak LPK, itupun kondisinya tidak layak,” ungkap Obi di Tambun Utara, Senin (25/11).

Ia mengaku sudah menyetorkan uang senilai Rp17 juta dan masih banyak lagi teman-temannya yang sudah menyetorkan uang.

Untuk itu, ia mendesak agar pihak LPK segera membayar uang yang telah disetorkannya itu.

Sementara itu, Direktur utama LPK Miraino Hashi Jaya, Murdiyono Jaya membantah melakukan penipuan terhadap peserta calon tenaga kerja.

Ia berdalih, ada dokumen yang belum lengkap sehingga menjadi kendala dalam proses pemberangkatan.

“Di Jepang sendiri juga ada masalah dengan agen yang mengurus dan menyalurkan calon tenaga kerja di Jepang,” katanya.

Sumber : Dakta.com

Pin It

Comments are closed.