Guru Ngaji di Bekasi Idap Tumor Butuh Bantuan

Muhidin (56) guru ngaji asal Kabupaten Bekasi, Jawa Barat ini hanya bisa terbaring lemas di sebuah kontrakan kecil, berharap uluran tangan ikhlas untuk biaya pengobatan.[ANT]

POSBEKASI.COM | KABUPATEN BEKASI – Seorang guru ngaji pengidap tumor, Muhidin (56) yang tinggal di Kampung Sempu Darussalam RT 006/002 Desa Pasirgombong, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, membutuhkan uluran tangan dan bantuan masyarakat.

“Selain mengidap tumor, Pak Muhidin juga mengalami sakit syaraf terjepit,” kata warga setempat, Wahyu Mahendra, seperti dikutip dari antaranews.com, Jumat (14/6/2019).

Wahyu mengatakan, Bapak Muhidin tinggal di sebuah kontrakan berukuran kecil milik Haji Ayah bersama istri dan anak-anaknya.

“Bapak Muhidin atau yang sering dipanggil Bapak Jaka ini adalah seorang guru ngaji. Tidak ada penghasilan lebih untuk membiayai kehidupan sehari-hari, apalagi untuk berobat,” katanya.

Selama delapan tahun Pak Muhidin terbaring lemas menahan sakit yang dideritanya itu. Istri dan anaknya pun hanya mampu pasrah melihat kondisi kepala keluarga yang terbaring tak berdaya karena tidak memiliki cukup biaya untuk berobat.

“Pernah waktu itu dibawa berobat ke rumah sakit namun tidak ada penanganan medis yang berarti karena biaya yang tidak terjangkau keluarga,” kata Wahyu.

“Ditambah pemerintah desa juga tidak ada tanggapan dan perhatian dengan alasan tidak ada anggaran untuk menjenguk,” imbuhnya.

Mewakili keluarga, Wahyu berharap ada kepedulian dari masyarakat untuk mendoakan kesembuhan Bapak Muhidin dan juga ikut bahu-membahu meringankan beban biaya penyembuhan penyakit Muhidin yang kian hari semakin memburuk.

“Mudah-mudahan ada pihak yang ikhlas mau membantu kesembuhan penyakit Bapak Muhidin,” ungkapnya.

Wahyu juga meminta pemerintah daerah dapat mencarikan solusi terbaik bagi kesembuhan penyakit yang diderita Muhidin.

“Pemerintah daerah tentunya memiliki banyak program untuk membantu kesehatan warganya. Mohon bantuannya,” tandas dia.[ANT/POB]

Pin It

Comments are closed.