Sedia Uang Pas, Kalau Tak Mau Kembalian Ongkos “Ditilep” Kondektur Mayasari 52

Bus Mayasari trayek 52 jurusan Tanah Abang – Bekasi saat ditumpangi Posbekasi.com, Selasa (11/6/2019).[POB]

POSBEKASI.COM | KOTA BEKASI – Kondektur bus Mayasari trayek 52 jurusan Tanah Abang – Bekasi potong kembalian penumpang Rp1000.

Hal ini kerab dilakukan sang kondektur dengan alasan tidak punya uang seribuan. Alasan yang tidak masuk di akal dikeluhkan penumpang. Setiap kali membayar ongkos Rp12.000 dengan uang Rp15.000 atau pecahan lebih besar, tiap kali pula kurang seribuan kembaliannya.

Sedangkan Rp1000 tidak pernah diterima sampai penumpang turun ditempat tujuan.

“Abis gimana ya, kondekturnya langsung ngomong gak ada seribuan. Tadi uang saya Rp15 000 ongkos Rp12.000 mestinya kembaliannya Rp3000, tapi cuma dikasi Rp2000,” kata salah seorang penumpang Bus Mayasari trayek 52 jurusan Bekasi-Tanah Abang, Selasa (11/6/2019).

Hal serupa juga dialami banyak penumpang lainnya yang sudah tahu trik kondektur dan untuk “menilep” kembalian ongkos penumpang Rp1000 menyediakan uang pas sebesar ongkos Rp12.000.

Saat Posbekasi.com mencoba menumpang Bus Mayasari 52 dan turun di Halte Komdak (Polda Metro Jaya), dengan membayar ongkos uang pecahan Rp10. 000 dan Rp5000, mengalami hal yang sama dengan penumpamg lainnya.

Kondektur tersebut langsung ngomong “Gak ada seribuan,” sambil menyodorkan kembalian selembar uang Rp2000.

“Ngomong donk, ongkos jadi Rp13000, ” kata Posbekasi.com.

Sang kondektur pura-pura tak mendengar sambil terus mengutip ongkos penumpang lainnya setelah lepas dari terminal “illegal” dalam Tol Jatibening.

Sampai tiba di tujuan, penumpang tidak pernah mendapatkan kembalian seribuan. Dengan bergaya “begok” dan “bloon” sambil pura-pura tak ingat uang penumpang, kondektur hanya berteriak, “Komdak” dan seterusnya sampai ke tujuan akhir Tanah Abang.[POB]

Pin It

Comments are closed.