
Hal itu disampaikannya dalam membuka kegiatan peringatan Hari Santri Nasional yang diselenggarakan di Stadion Mini Cikarang Utara, Senin 22 Oktober 2018.
Dalam peringatan Hari Santri Nasional ini juga diisi dengan rangkaian kegiatan Pekan Olahraga dan Seni pondok pesantren (Porseni Pontren) dan pekan olahraga dan seni diniyah takmiliyah (Porsedin).
KLIK : Rizky dan Githa Dinobatkan Jadi Abang dan Mpok Kota Bekasi 2018
“Keterlibatan santri dalam momen pekan Olahraga dan Seni pondok pesantren (Porseni Pontren) sekaligus merefleksikan bahwa pondok pesantren tidak hanya memainkan 3 (tiga) fungsi tradisional transmisi dan transformasi ilmu-ilmu keislaman, pemeliharaan tradisi muslim, dan reproduksi intelektual ulama,” kata Eka.
Namun juga menjadi pusat penyuluhan kesehatan, pengembangan teknologi tepat guna, usaha-usaha penyelamatan dan pelestarian lingkungan hidup, serta pusat pemberdayaan ekonomi masyarkat juga penguatan nilai-nilai nasionalisme dalam menjaga keutuhan NKRI.[ZEN/POB]

