
Hal itu disampaikan KH Mohammad Siddiq, MA selaku Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) dalam Taklim Bulanan Radio Dakta, Ahad 23 September 2018.
Ia mengatakan, kunci utama dari agama Islam yaitu taqwa. Jangan sampai anak Adam meninggal dunia tidak dalam keadaan yang sebenar-benarnya taqwa kepada Allah SWT.
“Dalam menjalankan kehidupan perlu menjaga ketaqwaan, akidah, ibadah, dan syariat sebagai inti ajaran agama Islam,” kata Ustaz Siddiq.
Ia memaparkan, tujuan syariat dalam Islam yaitu menjaga iman, akal, nafsu, mal, dan kehormatan. Menurutnya, Muslim yang taat tidak akan segan mengakui identitasnya.
“Perilaku yang tidak sesuai syariat Islam contohnya adalah LGBT, sebagian orang luar negeri tidak mau untuk menikah, karena menurut mereka dengan mempunyai keturunan atau anak akan merepotkan kehidupannya,” jelasnya.
Ia menuturkan, dalam pemerintahan menjalankan syariat Islam juga sangat diperlukan. Indonesia sendiri pun, lanjutnya, sudah menerapkan beberapa ajaran syariat Islam.
“Menegakkan syariat Islam di Indonesia sudah terlaksana sebagian, tugas pemerintah itu memfasilitasi melalui UUD. Indonesia sendiri sudah menjalankannya seperti UUD haji, zakat, dan lainnya,” ucapnya. dakta

