Bekasi Online

Polisi Tangkap Siswa SMP Jual Sajam Online dan 33 Orang Diamankan

Polisi menyita sejumlah jenis senjata tajam yang dijual secara online seorang siswa SMP di Depok.[IST]
DEPOK | POSBEKASI.COM – Seorang remaja menjual senjata tajam (sajam) secara online ditangkap, dan puluhan premandiamankan dalam operaasi besar-besaran yang digelar Polres Depok.

Sejak Sabtu 8 September – Ahad 9 September 2018 dinihari, berhasil mengamankan puluhan terduga preman dan remaja yang diduga akan tawuran polisi juga mengamankan seorang remaja tersangka penjual senjata.

Tersangka berinisial S,14 tahun, pelajar Kelas VII SMP mengaku menjual senjata tajam jenis celurit secara online.

“Keuntungan yang didapatkan untuk digunakan buat main games. Sudah lima kali saya menjual senjata tajam secara online melalui Facebook. Setiap senjata tajam yang dijual seharga Rp80 ribu dengan keutungan tipis Rp10 ribu untuk persatuannya. Keuntungan jualan sajam digunakan buat main games bersama teman-teman di rental,” kata remaja tersebut di Mapolres Depok, Ahad 9 September 2018.

Remaja yang tinggal di Depok, Jawa Barat, diamankan oleh anggota Jaguar Polresta Depok usai dipancing petugas di Jalan Juanda, Sukmajaya. “Saya mengaku bersalah pak, jual senjata tajam hanya iseng-iseng saja buat nambah uang jajan,” ujarnya.

KLIK : 82 Preman Bekasi Terjaring Cipkon

KLIK : Staf Ahli Bupati Bekasi dan ASN yang Terjerat Mafia Tanah Akan Diberi Sanksi Tegas

KLIK : Papan Reklame Roboh Timpa Mobil dan Motor

Sementara, operasi besar-besaran yang dilakukan Polres Depok berhasil mengamankan sejumlah senjata tajam dan ratusan botol minuman keras (miras) dan drum isi miras oplosan sebagai barang bukti.

Operasi yang pimpinan Kabag Ops Polresta Depok, Kompol Hari Agung, menerjunkan 100 personel gabungan dari Polres dan Polsek.

Polsek Beji berhasil mengamankan 16 remaja diduga mau tawuran diamankan a enam bilah senjata tajam jenis celurit dan 14 motor milik pelaku.

Polsek Pancoran Mas yang pimpinan Kapolsek Kompol Agus Roni Wowor merazia seorang timer RA,21 tahun, di terminal dan penjual miras CG,22 tahun, di pinggir Jalan Margonda dekat Terminal Depok.

Disita 118 botol miras ditambah 2 buah drum isi masing-masing 25 liter miras oplosan jenis tuak serta 11 botol air mineral diisi tuak.

“Operasi ini kitaamankan 33 orang terdiri dari terduga preman (timer), Pak Ogah, pengamen, pelaku kejahatan, penjual miras, dan remaja yang akan mau tawuran.” kata Kapolresta Depok Sugiarto

Sedangkna puluhan orang yang diamankan 19 orang diantaranya diduga melakukan tindak kejahatan.

“16 remaja yang diduga mau melakukan tawuran di daerah Beji dan disita 6 bilah senjata tajam jenis celurit dan 14 motor . Lalu S,14, dan R,14, pelajar SMP kelas 1 diduga menjual senjata tajam secara online dan satu lagi Ww,25, pencuri angkot diamankan anggota buser Polresta Depok di bawah pimpinan Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Bintoro,” terangnya.[TRS/POB]

BEKASI TOP