Bekasi Online

10 WNA Pantau 6 TPS Di Kota Bekasi

Ilustrasi

BEKASI | POSBEKASI.COM – Sepuluh Warga Negara Asing (WNA) ikut memantau pemungutan suara di 6 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Bekasi.

Ketua Panwaslu Kota Bekasi, Novita Ulya Hastuti, mengatakan sejatinya, tim pemantau berjumlah 13 orang. Namun, 3 lainnya berasal dari Indonesia.

Tim pemantau diantaranya adalah Jose Soares Fonseca dan Jose Agostinh da Costa Belo Pereira dari Negara Timur Leste.Selanjutnya, Acilino Manuel Branco dari RDTL, Herath Mudiyanselange Thilakasiri Dissanayake berasal dari Sri Langka.

Chandran Bhushan Kumar dari India, Bernadette Mary Paterson berasal dari Australia dan Anhar Jamal dari USA serta Pyae Sone dari Myanmar.

Kemudian, Ketty Kadarwati berasal dari USA. Maria Agatha Rina W dari Danish dan Maximilian Peter Zickler dari Switzerland.

Sementara, pemantau dari dalam negeri yaitu, Sita Poespowardojo, Muhammad Abdullah Syukri dan Anhar Jamal.

KLIK : Kendaraan Lapis Baja Siaga Di Kota Bekasi

Kehadiran WNA itu merupakan program Bawaslu, yakni Electoral Studies Program (ESP). Mereka akan memantau langsung jalannya pemungutan suara.

“Nanti mereka bersama-sama akan memantau langsung jalannya pemungutan suara di 6 TPS yang memiliki tingkat kerawanan tinggi di Kota Bekasi,” jelas Novita, Selasa 26 Juni 2018.

Pemilihan 6 TPS untuk dipantau langsung oleh Bawaslu dan 10 orang WNA itu, berdasarkan historis kerawanan kecurangan pada pilkada atau pemilu sebelumnya.

“Mereka memantau proses demokrasi yang dijalani di Indonesia dalam memilih kepala daerah. Di berbagai negara berkembang di Asia, sistem demokrasi di Indonesia ini menjadi model atau contoh,” tuturnya.

KLIK : Pilihan Mantap, “Insya Allah, Hari Ini Nur-Firdaus Menang”

Nantinya, saat proses pemantauan, rombongan akan melihat secara menyeluruh suasana lingkungan TPS, mulai dari jarak dengan posko tim pemenangan paslon, hingga potensi kecurangan yang mungkin terjadi.

“Bahan itu nantinya akan jadi pembelajaran bagi mereka untuk dibahas dengan Bawaslu sebagai bagian dari program ESP,” tandas Novita.

Enam TPS yang bakal kedatangan pemantau asing di antaranya: TPS 1 Komplek PPI LapanganTenis Lantai 1 (RT/RW: 1/1) Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, TPS 8 Halaman YPI Khairil Fahlan (RT/RW: 03/03), Harapan Mulya, Medan Satria. TPS 9 Yayasan Nairul Umrah (RT/RW: 04/03), Harapan Mulya, Medan Satria. TPS 88 Jl. Mengseng (RT/RW 01/24), Kaliabang, Bekasi Utara. TPS 91 Jl. Swadaya V (RT/RW: 5/24), Kaliabang, Bekasi Utara, dan TPS 4 Tanah Kosong (RT/RW: 3/2), Perwira, Bekasi Utara.

Selain Kota Bekasi, program ESP ini juga akan berlangsung di Kota Tangerang, Kota Serang, Kabupaten Bogor dan Kota Bogor.[REL/ISH]

BEKASI TOP