Bekasi Online

KPU Minta Timses dan Warga Jaga APK Paslon Walikota

APK paslon Walikota Nur-Firdaus tampak dirobek, namun APK paslon lainnya yang dipsang bersebelahan sama sekali tidak dirusak.[IST]
BEKASI, POSBEKASI.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi, mengharapkan dukungannya dari seluruh warga Bekasi untuk suksesnya penyelenggarakan Pilkada serentak 27 Juni 2018.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi Divisi Sosialisasi dan SDM Nurul Sumarheni memberikan atensi kepada masyarakat jika menemukan alat peraga kampanye (APK) yang roboh atau jatuh agar ditempatkan pada tempat yang baik.

“Kalau menemukan APK yang roboh atau jatuh mohon dibantu di taruh yang baik. Jangan dibawa pulang atau justru dirusak. Cukup mohon dibantu di titip atau di taruh di tempat yang baik agar nanti pasangan calon bisa memasang kembali,” katanya.

KLIK : Khawatir Terjadi Benturan, IPW Minta Kapolres Ingatkan Panwaslu Soal Perusakan APK Paslon

Ditambahkannya,kalau sudah terlanjur hilang, paslon harus segera menambahkan karena kewajiban paslon untuk melakukan itu.

ebanyakan APK yang roboh katanya, adalah T-banner atau umbul-umbul karena cukup tinggi dan hanya dipegang satu bambu, sehingga konstruksinya agak rentan. Sementara untuk spanduk dan juga baliho menurutnya masih kokoh.

KLIK : Tak Berwenang, Satpol PP Berani Mencopot APK Nur Supriyanto Bersama Imam Besar FPI

“Kami harap paslon memonitor APK-nya masing-masing yang telah difasilitasi oleh KPU. Kalau tidak bagus diperbaiki lagi. Dengan begitu, nantinya partisipasi pemilih jadi tinggi,” katanya.

Dingatkannya, kepada tim pendukung atau kampanye paslon, bila terdapat APK yang jatuh karena alam maupun sesuatu yang tidak di kehendaki, segera diperbaiki untuk menghindari kesimpulan publik ada unsur-unsur kesengajaan yang dibiarkan oleh penyelenggara.

KLIK : Kepergok Warga, Tim Advokasi Nur-Firdaus Minta Polisi Tangkap Perusak APK

Terkait APK yang jatuh atau hilang, kembali kepada penyelenggara yang menentukan ada unsur kesengajaan atau tidak. Pihaknya juga mengatakan sampai saat ini belum ada aduan terkait APK yang dirusak.

“Sampai saat ini belum ada temuan yang berarti. Sejauh ini masih normal dan soal APK belum ada aduan. Masih dalam posisi normal,” ujarnya.[REL/ISH/POB]

BEKASI TOP