Bekasi Online

Lakalantas Pembunuh Terbanyak Ketujuh di Dunia

Ilustrasi

posBEKASI.com, BANDUNG – Data Bloomberg Philanthropies Initiative for Global Road Safety (BIGRS), angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas secara global sejak 2014 mencapai 12,5 juta orang diikuti oleh 50 juta orang cedera dalam setahun.

World Health Organization (WHO) memprediksikan, pada tahun 2030 mendatang, kecelakaan lalu lintas dapat menjadi pembunuh terbanyak nomor 7 di dunia.

Untuk menurunkan angka kecelakaan tersebut, BIGRS bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menguatkan ketersediaan data keselamatan jalan dalam rangka meningkatkan intervensi terhadap perencanaan dan evaluasi di jalan raya bersama 21 pengelola rumah sakit, Selasa 3 April 2018.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bandung Siska Gerfianti mengatakan proses pengumpulan dan pemeriksaan data ini diharapkan dapat dijadikan acuan yang lebih jelas, pasalnya, data IRSMS (Integrated Road Safety Management System) yang bersumber dari Kepolisian dinilai belum bisa dijadikan acuan untuk memberikan himbauan.

KLIK : Jasa Raharja Bayar Santuan 27 Korban Meninggal Kecelakaan Bus di Ciater

“Sebelumnya dari IRSMS hanya berisi data kecelakaan dan lokasi, sementara yang kita butuhkan adalah data lengkap dari rekam medik, misalkan kecelakaan seperti apa, lukanya dimana, penanganannya bagaimana dan lain-lain,” ucapnya.

Siska mengatakan pentingnya data lakalantas tersebut agar dapat dijadikan acuan kebijakan yang akan dilakukan Pemkot Bandung sebelum dibuatkan peraturan.

“Misalkan di lokasi tertentu banyaknya kecelakaan yang diakibatkan karena tidak pakai helm, atau dari penyebrangan orang yang tidak tertib, atau penggunaan gadget saat mengemudi, jadi bisa kita berikan penanganan dan himbauan yang tepat,” tuturnya.

Siska khawatir jika kita mengacu pada jumlah kematian akibat kecelakaan lalu lintas yang cukup tinggi, tidak menutup kemungkinan angka kecelakaan lalu lintas menjadi penyebab kematian terbanyak nomor 7 di dunia.

“Kalau tidak terus-terusan kita intervensi, kecelakaan lalu lintas ini bisa menjadi penyebab kematian nomor 7 di dunia,” ungkap Siska.[REL/DIN/POB]

BEKASI TOP