Bekasi Online

Identitas Donatur Dana Kampanye Cawalkot Harus Jelas

Uang

posBEKASI.com, BEKASI – Donatur atau penyumbang dana kepada masing-masing pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota di Pilkada Kota Bekasi harus jelas merinci identitasnya. Hal ini  diterapkan atas dasar asas transparansi dan akuntabilitas atau dapat dipertanggungjawabkan.

“Jangan hanya ditulis dari hamba Allah,” kata Komisioner KPU Kota Bekasi Divisi Hukum, Yayah Nahdiyah, Selasa 20 Maret 2018.

Dia menegaskan, setiap pemberi sumbangan mesti menyertakan identitas lengkap. Jika tidak, lanjut Yayah, maka dana tersebut tidak boleh digunakan oleh paslon.”Kalau tidak mau berarti harus disetor ke KPK. Kan, dana itu harus jelas pemberinya, identitas, nama, alamat, NPWP,” ujar dia.

Dalam draf rancangan PKPU mengenai dana kampanye pasal 25 disebutkan, bahwa penyumbang dana kampanye dari perseorangan harus menyertakan nama, tempat tanggal lahir, usia, alamat tempat tinggal, dan nomor telepon.

Selain itu penyumbang mesti menyertakan nomor induk kependudukan, nomor pokok wajib pajak (NPWP), pekerjaan, alamat pekerjaan, jumlah sumbangan dan asal perolehan uang sumbangan.

Penyumbang juga mesti membuat surat pernyataan tidak menunggak pajak, tidak pailit berdasarkan putusan pengadilan, tidak berasal dari tindak pidana, dan sumbangan tidak bersifat mengikat.

“Apakah dana bersumber dari tindak pidana itu harus ada putusan dari pengadilan berkekuatan hukum tetap,” ujarnya.[REL/ZAI/POB]

BEKASI TOP