Bekasi Online

Walikota Sentil Dinas PUPR, “Jangan Cuma Bangun WC Saja”

WaliKota Bekasi, Rahmat Effendi, melakukan sidak dengan jalan kaki sejauh 3 kilometer di sepanjang Jalan Ir, Juanda, Kamis 19 Oktober 2017.[IST]
POSBEKASI.COM, BEKASI TIMUR – WaliKota Bekasi, Rahmat Effendi, melakukan sidak dengan jalan kaki sejauh 3 kilometer untuk memastikan saran dan prasarana fasilitas umum baik stasiun, terminal, taman dan pasar di sepanjang Jalan Ir, Juanda, Kamis 19 Oktober 2017.

Sidak ini dimulai lingkungan Stasiun Bekasi ke,udian menuju Proyek, lalu ke Pasar Baru Bekasi, Taman Cut Mutia dan berakhir di Stasiun Bekasi Timur.

Pada awal sidaknya, Walikota Bekasi bertemu dengan Kepala Stasiun Bekasi, Syarif dan staf PPK Balai Perkeretaapian Wilayah Jakarta dan Banten Kementrian Perhubungan, Sukendro, menyapaikan tentang lahan kosong yang ada, sebelum digunakan oleh pihak stasiun nantinya akan diratakan oleh Dinas PUPR dan akan di buatkan pintu BRC untuk parkir mabil dan motor.

“Jadi parkiran yang ada di depan stasiun akan berpindah tempat yang sudah diratakan tadi, jadi disini bersih dan tertata rapi, ojek yang menggunakan bahu jalan juga dipindahkan saja ke dalam agar tidak menggangu lalulintas,” ujarnya

Walikota Bekasi dan rombongan usai melakukan sidak di sekitar stasiun melanjutkan sidak kearah proyek, beliau menemukan trotoar yang rusak dan pohon yang akan roboh, beliau meminta Dinas PUPR untuk membenahi bila memang pohon itu membahayakan dan takut roboh maka ditebang saja.

Saat tiba di Pasar Baru, Walikota Bekasi mengintruksikan kepada Kepala UPTD Pasar agar berkoordinasi dengan Dinas LH agar pengangkutan sampah lebih pagi lagi agar warga tidak melihat lagi pengangutan sampah.

“Bila pedagang mulai dari jam sebelas malam sampai jam lima pagi, maka jam tujuh itu sudah bersih, artinya begitu pedagang sudah mau selesai truk DLH sudah masuk, itu baru namanya kerja jangan mengalir saja kalau dilihat begini warga juga melihatnya sepet,” ungkapnya.

Usai di Pasar Baru, Walikota melanjutkan lagi kearah terminal dan menyempatkan mampir ke Warung Tegal, menyapa penjual dan menyarankan untuk menyediakan tempat sampah di depan warungnya agar kebersihan sekitar warung juga terjaga.

Walikota Bekasi dan rombongan juga berhenti sejenak di Taman Cut Mutia untuk melihat-lihat kondisi taman, beliau memerintahkan kepada Dinas PUPR untuk membenahi jalan ditengah taman.

“Yang dibangun jangan hanya WC saja, nanti bangunkan pos jaga dibelakangnya kemudian nanti ada tiga Satpol PP yang berjaga bergantian selama 24 jam. Kasatpol PP siapkan surat tugasnya” pungkasnya.

Walikota Bekasi dan rombongan sampai pada titik akhir sidak yaitu Stasiun Bekasi Timur, di pintu masuk ini juga dibuat pendistrian, jadi begitu orang turun dari angkutan langsung pendestrian bukan median jalan juga dibuatkan Jembatan Penyebarangan Orang (JPO) kalau bisa dilengkapi dengan escalator.[ISH]

BEKASI TOP