Bekasi Online

Suasana Berkabung, Jajaran Polrestro Bekasi Tiadakan Olahrga Jumat

Kapolsek Setu AKP Agus Rohmat pimpin apel pagi.[RAD]
POSBEKASI.COM, SETU – Tiga personel Polda Metro Jaya yang tewas dalam serangan aksi teror bom di Halte TransJakarta Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu 24 Mei 2017 malam, membuat Polda Metro kehilangan dan sampai hari ini masih dinyatakan berkabung.

Suasana berkabung itu, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Asep Adisaputra, mengeluarkan perintah pada jajaran Polsek untuk meniadakan olahraga rutin yang biasa dilaksanakan pada Jumat setiap pekan.

“Kita masih merasakan kehilangan tiga anggota yang meninggal dunia saat bertugas akibat serangan bom di Kampung Melayu. Untuk itu, Jumat ini olahraga yang biasa kita lakukan diseluruh jajaran Polrestro Bekasi ditiadakan,” kata Kapolsek Setu AKP Agus Rohmat,SH, di Mapolsek Setu, Jumat 26 Mei 2017.

Hal itu kata AKP Agus Rohmat, merujuk dari perintah dan berdasarkan informasi yang disampaikan Polrestro Bekasi kepada seluruh jajaran Polsek agar olahraga pagi ditiadakan.

Dikarenakan Polda Metro Jaya masih dalam suasana berkabung guna mengenang serta mendoakan ketiga anggota Ditsabhara yang gugur karena bom Kampung Melayu, maka pada pagi ini dilakukan apel biasa pukul 07:00.

Sementara, dalam serangan bom Kampung Melayu oleh dua pelaku bom bunuh diri yang tewas seketika itu, mengakibatkan tiga angota dari Satuan Shabara Polda Metro Jaya turut meninggal dunia akibat terkena serpihan ledakan bom.

Ketiga anggota yang meninggal yang sebelumnya sempat dilarikan ke rumah sakit itu adalah, Bripda Taufan, Bripda Ridho, dan Bripda Adinata.

Selain tiga polisi yang tewas, juga ada lima anggota polisi lainnya dan dua warga sipil yang menderita luka-luka kini tengah dirawat ke rumah sakit sekitar Jatinegara, Jakarta Timur.[RAD]

BEKASI TOP