Bekasi Online

Rumah Kamnas Gelar Pelatihan Kader Keamanan di Polrestro Bekasi

Mapolres Metro Bekasi.[YAN]
Mapolres Metro Bekasi.[YAN]
JAKARTA (Posbekasi.com) – Ketua Rumah Kemanan Nasional (Kamnas), Maksum Zuber, menyatakan, Rumah Kamnas akan menggelar pelatihan kader keamanan dengan pola andragogi Kabupaten Bekasi diikuti puluhan peserta dari elemen masyarakat.

“Pelatihan kader keamanan denga pola andragogi (pendidikan orang dewasa) akan diawali dengan penyampaian methode pelatihan agar peserta memahami proses pelatihan dari awal sampai ahir pelatihan dengan pola partisipatif (dari peserta untuk peserta),” kata Maksum kepada Posbekasi.com, di Jakarta 2 Mei 2017.

Menurut Maksum, pelatihkan kader yang diselenggarakan alumni Sekolah Kamnas pada pusat Kajian Keamanan Nasional (Puskamnas) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubara Jaya) pimpin Prof (Ris) Hermawan Sulistyo.

“Kami menyampaikan terimakasih pada Kapolrestro Bekasi Kombes Pol Asep Adisaputra, yang mana menyambut baik pelatihan kader keamanan ini yang diminta beliau diselenggarakan di Mapolrestro Bekasi direncanakan pada 20 Mei 2017 mendatang,” kata Maksum didampingi Sekretaris Rumah Kamnas Ali Asghar, Ketua Panitia Djoko Waluyo dan panitia lainnya Dadang Sugandi, HAS Hasibuan, dan M Umar Fadloli.

Sebelumnya, Maksum mengungkapkan pelatihan kader yang baru kali pertama dilakukan ini awalnya akan diselenggarakan di Polsek Setu, namun atas permintaan Kapolrestro Bekasi maka penyelenggaraan dipusatkan di Mapolrestro Bekasi.

Kegiatan pelatihan kader keamanan dimaksudkan agar masyarakat peduli lingkungan yang aman, meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap Polmas, Siskamling dan yang terpenting masyarakat dapat melakukan deteksi dini terhadap kejahatan di lingkungan masing-masing.

“Kegiatan pelatihan kader keamanan rencananya diikuti berbagai utusan seperti, ormas pemuda, mahasiswa, Karang Taruna, tokoh masyarakat, santri pondok pesantren, pramuka, Satpol PP dan media masa,” katanya.

Lebih lanjut Maksum menyatakan, pelatihan kader keamanan dengan metode perkenalan dan bina suasana, agar peserta saling kenal, akrab dan tidak merasa asing dalam suasana pelatihan, sehingga peserta tidak canggung mengungkapkan apa-apa yang terjadi dan interaksi serta dialog dengan komunikasi antar peserta.

“Peserta juga akan menyampaikan kasus-kassus kejahatan, situasi keamanan dilingkungan masing-masing (studi kasus), lalu di simulasikan di forum pelatihan dan ditanggapi peserta lainnya dengan beragam cara dan solusi untuk mengatasinya,” terangnya.

Untuk mempertajam studi kasus dan simulasi hingga tepat sasaran dari pelatihan ini kata Maksum, akan dibahas dalam diskusi kelompok dan di plenokan di depan peserta.

“Pada pelatihan nanti akan disampaikan materi pengetahuan tentang Polmas, Siskamling dan penanganan kejahatan dari narasumber yang kompeten baik dari perguruan tinggi maupun dari kepolisian,” katanya.

Kedepan kata Maksum, pelatihan serupa juga akan digelar dibeberapa daerah di Indonesia. “Sebagai tahap awal kita utamakan daerah-daerah penyangga Ibukota Jakarta, yakni Bekasi, Depok, Bogor dan Tangerang,” ujarnya.[YAN]

BEKASI TOP