Bekasi Online

Binmaspol dan Babinsa Sinergi Bangun Masjid Desa Taman Rahayu

Binmaspol dan Babinsa Taman Rahayu bergotong royong membangun Masjid Miftahul Khoir di Kampung Serang, Jumat, 7 April 2017.[MIN]
Binmaspol dan Babinsa Taman Rahayu bergotong royong membangun Masjid Miftahul Khoir di Kampung Serang, Jumat, 7 April 2017.[MIN]
POSBEKASI.COM – Binmaspol dan Babinsa Taman Rahayu terjun langsung membantu pembangunan Masjid Miftahul Khoir di Kampung Serang, RT01/01, Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jumat, 7 April 2017

Kedua pembina desa itu, Binmaspol Bripka Nursalim dan Babinsa Sertu Supriono, terlihat bersama masyarakat turut mengadu semen dan mengangkat sejumlah material untuk pembangunan masjid, tampak hadir Kades Taman Rahayu H Abdul Wahid, Sekdes, Ketua RT dan RWsetempat, dengan harapan dapat selesai dan dimanfaatkan pada Bulan Ramadhan 1438 H ini.

Pembangunan masjid dengan cara gotong royong yang dilakukan oleh warga Desa Taman Rahayu, keikutsertaan kedua bapak masyarakat tersebut merupakan kepedulian terhadap lingkungan yang menjadi desa binaan keduanya.

“Dua Pembina desa Taman Rahayu ini tidak diragukan lagi dalam membantu masyarakat. Selama ini keduanya begitu berperan dalam membantu masyarakat, pernah membuat saluran air, menutup jalan yang berlubang, menyelesaikan sengketa perbatasan wilayah dan kini ikut membangun berdirinya Masjid,” kata Kasi Humas Polsek Setu, Aiptu Parjiman, kepada Posbekasi.com, di Setu, Jumat 7 April 2017.

Menurut Parjiman, sebagai Pembina diperlukan kekompakan antara Binmaspol dan Babinsa. Hal ini diperlihatkan keduanya dengan menjalin sinergi sebagai pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat khususnya warga Desa Taman Rahayu.

“Harus kompak sebagai pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat, sekaligus harus pandai segala hal seperti ringan tangan membantu masyarakat dalam segal hal terutama untuk menjaga Kamtibmas dan pembangunan desa yang bermanfaat untuk semua warga,” terang Aiptu Parjiman.

Hal itu kata Aitu Parjiman, merupakan atensi Kapolsek Setu AKP Agus Rohmat,SH, yang selalu memberi motifasi dan dorongan pada semua anggotanya.

“Kapolsek tidak henti-hentinya memberi motifasi dan memerintahkan anggota untuk mengutamakan pelayanan pada masyarakat. Karena itu semua jajaran Polsek Setu harus mengayomi dan melindungi masyarakat,” terangnya.

Desa Taman Rahayu yang cukup dikenal oleh masyarakat perkotaan sebagai “Kampung Haji atau Pasar Aksesoris”, dimana mayoritas penduduknya beragama muslim tiap dan setiap dusun memiliki masjid atau mushola.

“Setiap tahunnya selalu ada yang berangkat menunaikan ibadah haji, warga yang ramah, santun dan masih kental dengan tradisi cium tangan pada orang yang lebih tua. Juga budaya gotong royong, sosial kemasyarakat, dengan bahasa Sunda Renag yang digunakan sehari-hari oleh kebanyakan warganya menjadi desa ini berbeda dengan desa lainnya,” papar Aiptu Parjiman yang juga cukup masyarakat Desa Taman Rahayu.[HSB]

BEKASI TOP