Bekasi Online

Mendikbud Minta Polisi Buka Police Line SMAN 1 Muara Gembong

Mendibud Muhadjir Effendy didampingi Waka Polsek Muara Gembong Iptu Rusbrata saat meninjau dua ruang kelas SMAN 1 Muara Gembong yang roboh, Kamis 2 Maret 2017.[IST]
Mendibud Muhadjir Effendy didampingi Waka Polsek Muara Gembong Iptu Rusbrata saat meninjau dua ruang kelas SMAN 1 Muara Gembong yang roboh, Kamis 2 Maret 2017.[IST]
POSBEKASI.COM – Robohnya atap kelas sekolah SMA Negri 1 Muara Gembong menarik perhatian Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP.

Perhatian yang ditunjukan Mendikbud dengan mendatangi langsung SMAN 1 Muara Gembong, Kamis 2 Maret 2017. Dalam kunjungan Mendikbud bersama rombongan itu didampingi Waka Polsek Muara Gembong Iptu Rusbrata, dan anggota untuk memberikan pengamanan.

Mengingat minimnya ruang kelas, Mendikbud berjanji akan segera memperbaiki dua ruang kelas yang atapnya roboh hingga melukai 28 pelajar pada, 28 Februari 2017, pukul 08:30, saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Mendibud Muhadjir Effendy berfoto bersama pelajar dan pengajar SMAN 1 Muara Gembong saat meninjau atap ruang kelas yang roboh, Kamis 2 Maret 2017.[IST]
Mendibud Muhadjir Effendy berfoto bersama pelajar dan pengajar SMAN 1 Muara Gembong saat meninjau atap ruang kelas yang roboh, Kamis 2 Maret 2017.[IST]
Selain itu, Mendikbud juga meminta Polri bila penyidikan yang dilakukan telah selesai untuk segera membuka ‘police line’ yang dipasang sejak peristiwa itu terjadi.

Sekitar satu jama meninjau ruang kelas yang roboh, Mendikbud melakukan dialog langsung dengan para pelajar dan guru-guru SMAN 1 Muara Gembong. Sebelum meninggalkan sekolah, Mendikbud foto bareng dengan murid-murid dan pengajar. [YAN]

BEKASI TOP