Bekasi Online

Polsek Setu Giatkan DDS Antisipasi Teror Bom Panci Bandung

Tiga Pilar Bhabinkamtibmas dan Babinsa Koramil Setu melakukan DDS untuk mendata warga yang mengontrak.[HSB]
Tiga Pilar Bhabinkamtibmas dan Babinsa Koramil Setu melakukan DDS untuk mendata warga yang mengontrak.[HSB]
POSBEKASI.COM – Tiga Pilar Bhabinkamtibmas dan Babinsa melakukan Door to Door System (DDS) melakukan pendataan khususnya rumah kontrakan dan kos-kosan guna mencegah aksi teroris di wilayah Kecamatan Setu.

“Aksi teroris yang terjadi di Bandung, Senin 27 Februari 2017, kita lakukan DDS dengan pendataan warga yang menempati rumah kontrakan dan kos-kosan. Hal ini perlu peningkatan keamanan untuk pencegahan dini mengingat terjadinya aksi teroris di Bandung,” kata Kapolsek Setu AKP Agus Rohmat,SH, di Mapolsek Setu, Senin 27 Februari.

Menurutnya, DDS sangat efektif untuk mengetauhi warga yang tinggal di kontrakan maupun kos-kosan. “Kita bekerjasama dengan Kades, RW dan RT untuk mendata warga yang tinggal semenatar di wilayah Setu,” terangnya.

Bhabin Kamtibmas Desa Cibening Bripka Jaka Setiawan bersama Pelda Niftahudin dan Serda Wahyudin langsung bergerak mendata rumah kontrakan dan kos-kosan yang ada di desa binaannya.

Tidak hanay kontrakan di kampung tapi juga kontrakan di perumahan seperti Perumahan GGS Rawa Atug RT03/06  juga didata.

“Kami imbau kepada Kades, RW dan RT untuk mendata dan melaporkannya pada petugas diwilayah masing-masing. Juga diperlukan dokumen-dokumen seperti, KTP, akte KK penghuni kontraka dan kos-kosan,” tambahnya.

Sebagaimana terjadi aksi teror ‘Bom Panci Banudng’ pada 27 Februari 2017, di Kantor Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, yang pelaku teroris Yayat Cahdiyat alias Abu Salam tewas dalam perjalan menuju rumah sakit.[HSB]

4.

BEKASI TOP