Bekasi Online

Jalan Utama Perlu Pelebaran, Pagi Sore Kanit Lantas Setu Sibuk Atur Lalulintas

Tiap pagi dan sore hari jalan-jalan utama di Kecamatan Setu kerap terjadi kemacetan akibat sudah tidak seimbangnya dengan pertumbuhan kenderaan.[HSB]
Tiap pagi dan sore hari jalan-jalan utama di Kecamatan Setu kerap terjadi kemacetan akibat sudah tidak seimbangnya dengan pertumbuhan kenderaan.[HSB]
POSBEKASI.COM – Kanit Lantas Polsek Setu Iptu Herry Setiawan setiap pagi dan sore hari terjun langsung mengatur arus lalulintas dibeberapa titik rawan mancet di wilyah hukum Polsek Setu, Polres Metro Bekasi.

Dibantu Kanit Patroli Iptu Herunanto dan enam anggota lainnya, Iptu Herry mengurai kemacaten yang kerap terjadi pada pagi dan sore hari terutama di Pertigaan Lampu Merah Setu, KUD, Perempatan Perum GMM dan Villa Mutiara Gading Telajung.

Tugas rutin yang dilakukan Iptu Herry untuk mengurai arus lalulintas saat pagi masyarakat berangkat dan sore hari pulang kerja.

Pertumbuhan ekonomi dan pemukiman yang kian pesat di wilayah Setu diiringi dengan pertumbuhan kenderaan semakin hari bertambah kemacetan akibat tidak seimbangnya dengan jalan yang ada.

Pantauan Posbekasi.com, Senin 27 Februari 2017 petang, jalan satu jalur di semua wilayah Setu itu tidak dibarengi dengan peningkatan atau penambahan jalan sehinga volume kendaraan baik roda dua maupun roda empat semakin memadati Jalan Raya MT Haryono dan S Parman menuju Kampung Utan – Cileungsi maupun Jalan Letjen R Suprapto yang merupakan jalan utama akses keluar masuk ke wilayah Setu.

Dimana lebar jalan-jalan utama tersebut lebar 6 meter yang semakin hari tidak dapat menampung kepadatan kenderaan setiap harinya, terutama pada pagi dan sore hari.

Jalan utama merupakan akses atau jalan Kabupaten dan Provinsi itu perlu mendapat perhatian khusus Pemerintah Kabupaten dan Provinsi Jawa Barat untuk peningkatan jalan untuk pelebaran jalan.[HSB]

4.

BEKASI TOP