Bekasi Online

Ini Strategi Panwaslu Menindak Pelaku ‘Serangan Fajar’ Pilakda Bekasi

Ilustrasi
Ilustrasi

POSBEKASI.COM – Soal permainan politik uang (money politic) pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang biasanya dilakukannya sebelum pencoblosan (serangan fajar), Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bekasi, sipa strategi untuk menindak pelakunya.

“Kita sudah menyiapkan beberapa strategi untuk menindak pelakunya,” kata Ketua Panwaslu Kabupaten Bekasi, Akbar Khadafi, Rabu 8 Februari 2017.

Stratedi itu kata Akbar, dengan menyebar tim pemantau yang dipasangkan dengan salah satu anggota Reskrim Polres Metro Bekasi.

“Ini cara jitu menciptakan efek nyaman dan damai untuk mendapatkan pemimpin yang bersih dari pelanggaran hukum. Dan berbagai cara yang tidak bisa kita diungkapkan karena bila itu dikatakan maka akan berakibat buruk yang bisa menjadi serangan balik pada Panwaslu,” terangnya.

Menurutnya, Panwaslu laporan pelanggaran oleh pasangan calon yang membagikan kaos partai dan juga uang senilai Rp50 ribu sampai Rp150 ribu per orang.

“Untuk menyikapi masalah ini perlu koordinasi serta kesadaran masyarakat guna memberikan laporan pelanggaran yang dilakukan tim pemenangan termasuk perlunya kesadaran politik kritis ditingkat masyarakat dalam permainan uang,” tuturnya.[MET]

4.

BEKASI TOP