Bekasi Online

Januari 2017, RSUD Kota Bekasi Menampung 143 Mayat Termasuk Bayi yang Dibuang Di Pasar Baru

Joko, petugas forensik kamar mayat RSUD Kota Bekasi.[EZI]
Joko, petugas forensik kamar mayat RSUD Kota Bekasi.[EZI]
POSBEKASI.COM – Kurun waktu tiga pekan diawal tahun 2017 ini, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi menerima kedatangan 143 jenazah dari berbagai kasus seperti, sakit, tenggelam, tersengat listrik, kecelakaan lalulintas, pengeroyokan sampai pembuangan bayi dan tidak diketauhi.

Dari 143 mayat yang masuk kamar jenazah, terdiri dari 118 mayat dewasa dan 25 balita maupun anak-anak, yang 81 jenazah berjenis kelaminn laki-laki dan 62 jenazah perempuan.

“Jumlah keseluruhan 143 jenazah yang masuk kamar mayat mulai terhitung 1 Januari sampai 24 Januari 2017 ini,” kata Joko petugas forensik kamar mayat RSUD Kota Bekasi, Jalan Pramuka No 55, kepada Posbekasi.com, Selasa, 24 Januari 2017.

Menurut Joko, untuk perincian penyebab meninggal karena sakit sebanyak 118 orang, 4 orang karena kecelakaan, 3 bayi saat lahir, 1 orang korban tenggelam, 1 orang korban tersengat listrik, 1 orang korban kelalaian orang tua, 1 orang korban pengeroyokan dan 14 orang tidak di ketahui penyebab kematiannya dan 3 mayat Mr X (tidak diketauhi identitasnya) termasuk bayi yang ditemukan di Pasar Baru, Bekasi Timur pada Sabtu 21 Januari 2017.

“Pihak rumah sakit sudah memulangkan jenazah kepada anggota keluarganya dan 3 mayat Mr X dimakamkan di TPU Padurenan, Kecamatan Bantar Gebang,” terang Joko.

Menurutnya, untuk proses pemakaman jenazah yang tidak dikenali maupun jenazah yang tidak ada pihak keluarga yang mengambil jenazah tersebut dilakukan setelah 7 hari dan harus melalui proses perizinan pihak kepolisian.

“Setelah 7 hari tidak ada pihak keluarga yang mengambil jenazah, baru kita kebumikan di TPU Padurenan setelah mendapat izin dari pihak kepolisian,” kata Joko.[EZI]

BEKASI TOP